Technologue.id, Jakarta – Mobilitas tinggi membuat pelaku bisnis memerlukan ruang kerja bebas dan tak terbatas. Aplikasi XWORK yang mengusung konsep sharing economy dengan menggunakan ruang meeting maupun kerja yang seringkali kosong dan terabaikan yang bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis.

“Sebanyak 70 persen dari ruang meeting di kantor, hotel, maupun restoran seringkali nganggur, dan ini merupakan salah satu aset yang belum digunakan secara maksimal,” ujar Andre Gunawan, CEO XWORK dalam keterangan resminya.

XWORK memadukan ruang kosong tersebut dan memberikan akses instan kepada siapa saja yang membutuhkan melalui aplikasi XWORK. Para profesional seperti konsultan, business traveller, dan agen asuransi kerap kali menggunakan ruang meeting dan kerja XWORK untuk membuat pekerjaan mereka lebih efisien pada saat di luar kantor.

Berkembangnya dunia bisnis membuat kebutuhan tempat meeting di luar kantor meningkat. Atas kesadaran tersebut, founder XWORK, William Budihardjo membangun aplikasi yang dapat membantu para profesional untuk menemukan dan menyewa tempat meeting yang bisa disewa per jam di lebih dari 200 alternatif ruangan di Jakarta.

“XWORK memberikan alternatif ruangan privat di tengah macetnya kota Jakarta, dimana para mobile professional bisa menggunakannya kapan saja dan di mana saja mereka membutuhkan. XWORK menjadi one-stop-solution untuk ruang meeting dan ruang kerja (atau bahkan skype room) untuk kegiatan bisnis mereka,” tutur William.

XWORK menyediakan lebih dari 200 ruang meeting di Jakarta telah terdaftar di dalam aplikasinya, mulai dari Fave hotel, Swiss belhotel, Sampoerna Strategic Square, Equity Tower, dan lainnya. Setiap ruangan dapat disewa per jam mulai dari Rp.50.000,- per jam dan memiliki standar minimum fasilitas WiFi dan air mineral.

Layanan XWORK tidak hanya menyediakan ruang meeting atau ruang kerja privat yang dapat disewa per jam oleh para profesional, tetapi akan segera meluncurkan service baru seperti paket meeting harian.

XWORK merupakan salah satu dari enam startup yang tengah diakselerasi oleh GnB Accelerator. Program ini adalah akselerator untuk early-stage startup yang merupakan kerjasama antara Perusahaan IT terbesar dari Jepang, Infocom Corporation dan venture capital asal Silicon Valley, Fenox VC.