Technologue.id, Jakarta – ASTROS, merek teknologi kolaborasi nirkabel dari perusahaan Taiwan Astrogate Inc., memperkenalkan perangkat terbarunya, AS-301 wireless docking station, di Jakarta. Peluncuran ini menjadi bagian dari acara The Future of Wireless Collaboration yang digelar bersama mitra lokal Surya Candra.
Selain memperkenalkan perangkat untuk kebutuhan ruang meeting, ASTROS juga mendemonstrasikan pemanfaatan teknologi AI pada kacamata pintar augmented reality (AR) dan drone. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa teknologi kolaborasi nirkabel tidak hanya berguna untuk kebutuhan kantor, tetapi juga berpotensi mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, hingga instansi pemerintah.
AS-301 dirancang untuk ruang meeting berukuran menengah hingga besar. Perangkat ini memungkinkan pengguna melakukan presentasi dan konferensi secara nirkabel, sehingga aktivitas berbagi konten tidak lagi bergantung pada banyak kabel.

Salah satu keunggulan AS-301 adalah kemampuannya menampilkan dua layar sekaligus. Perangkat ini juga mendukung penggunaan beberapa kamera serta menayangkan hingga empat sumber konten secara bersamaan.
Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi peserta meeting untuk menampilkan berbagai materi dalam satu sesi, mulai dari presentasi, video, hingga tampilan kamera.
ASTROS turut membekali AS-301 dengan fitur Remote View yang dapat menghubungkan hingga 41 perangkat. Fitur ini memungkinkan peserta melihat konten yang sedang dibagikan dari perangkat masing-masing.
Sementara itu, fitur Wireless Broadcast memungkinkan satu konten ditayangkan ke banyak layar sekaligus. Fitur ini dapat membantu kegiatan yang membutuhkan penyebaran informasi secara serentak di beberapa layar.
Peluncuran AS-301 tidak hanya berfokus pada kebutuhan kolaborasi di lingkungan perusahaan. Dalam acara tersebut, ASTROS memperlihatkan bagaimana teknologi transmisi nirkabel dan aplikasi AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas di bidang lain.
1. Pendidikan dan Pelatihan Lebih Interaktif
Teknologi kolaborasi nirkabel dapat membantu sekolah, kampus, dan lembaga pelatihan menyampaikan materi secara lebih fleksibel.
Sebagai contoh, tampilan dari kacamata pintar AR dapat ditayangkan langsung ke layar besar. Dengan demikian, peserta didik dapat melihat apa yang sedang diamati oleh pemakai kacamata.
Dalam pelatihan teknis, instruktur dapat memperlihatkan sudut pandang langsung ketika melakukan praktik. Peserta tidak harus selalu berada di posisi yang sama dengan instruktur untuk memahami proses yang sedang berlangsung.
2. Pemantauan dan Instruksi Menggunakan Drone
ASTROS juga mendemonstrasikan transmisi video langsung dari drone ke ruang kelas atau ruang pelatihan.
Teknologi ini membuka peluang untuk pemantauan dari jarak jauh, pelatihan berbasis kondisi lapangan, serta pemberian instruksi secara real-time. Instruktur dapat mengamati gambar dari drone dan menjelaskan situasi kepada peserta melalui layar yang tersedia.
Dalam penerapannya, penggunaan drone tetap perlu memperhatikan aspek keselamatan, perizinan, dan aturan penerbangan yang berlaku.
3. Mendukung Kolaborasi di Instansi Pemerintah
Kemampuan berbagi konten secara nirkabel juga dapat dimanfaatkan dalam rapat koordinasi, presentasi program, dan kegiatan pelatihan di instansi pemerintah.
Dengan dukungan beberapa sumber konten dan Wireless Broadcast, informasi dapat ditampilkan pada sejumlah layar dalam satu ruangan. Hal ini berpotensi membantu koordinasi ketika banyak peserta perlu mengakses materi yang sama.
General Manager Astrogate Inc. Allie Liu mengatakan, pengembangan AS-301 dan demo aplikasi AI ditujukan untuk memperlihatkan bagaimana teknologi nirkabel dapat menghubungkan orang, perangkat, dan konten di berbagai lingkungan.
“Melalui AS-301 dan demo aplikasi AI, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi nirkabel bisa menghubungkan orang, perangkat, dan konten di berbagai lingkungan,” ujar Allie Liu.
Melalui perangkat baru ini, ASTROS ingin memperluas pemanfaatan kolaborasi nirkabel dari sekadar berbagi layar dalam ruang meeting menjadi teknologi yang dapat mendukung pengalaman belajar, pelatihan, dan pertukaran informasi secara lebih fleksibel.