Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Bos Facebook Kecewa Dengan Terpilihnya Donald Trump
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat faktanya membawa pro dan kontra di kalangan masyarakat AS sendiri. Buktinya, beberapa jam setelah dinyatakan sebagai pemenang pemilu, ratusan orang turun ke jalan dan menyatakan menolak kepemimpinan taipan Negeri Paman Sam itu. Bagi Mark Zuckerberg, kemenangan Trump tidak ia impikan. Setidaknya, itulah yang dinyatakan CEO Facebook itu secara implisit. Dalam sebuah posting di Facebook page-nya, Zuck mengunggah fotonya bersama Max, buah hatinya, dengan caption yang begitu menggugah. Suami Priscilla Chan itu menumpahkan keprihatinannya terkait kesejahteraan umat manusia di masa yang akan datang, mulai dari kesehatan hingga kesempatan untuk berjejaring. "Saat menggendong Max, saya memikirkan semua pekerjaan kita ke depannya yaitu untuk menciptakan dunia yang kita inginkan untuk anak-anak kita. Tugas ini lebih besar dari soal kepresidenan dan progres yang macet. Peluang yang paling penting dari generasi Max - seperti menyembuhkan semua penyakit, meningkatkan pendidikan, menghubungkan semua orang dan mempromosikan kesempatan yang sama - akan mengambil fokus jangka panjang dan menemukan cara-cara baru bagi kita semua untuk bekerja sama, kadang-kadang selama beberapa dekade." Dalam posting itu, Zuck menyimpulkan, "Kita semua diberkahi dengan kemampuan untuk membuat dunia yang lebih baik dan kita memiliki tanggung jawab bersama untuk melakukannya. Mari kita bekerja lebih keras lagi." [caption id="attachment_9315" align="alignnone" width="550"]Status Mark Zuckerberg, CEO Facebook, terkait pilpres AS (source Facebook.com/Zuck) Status Mark Zuckerberg, CEO Facebook, terkait pilpres AS (source Facebook.com/Zuck)[/caption] Memang, belum diketahui secara jelas siapa yang didukung pria 32 tahun itu dalam pilpres AS tahun ini. Namun dari kalimat-kalimat yang ia rangkai, terpilihnya Trump seakan-akan tak membuat tugasnya dan banyak orang serta-merta menjadi mudah. Di kesempatan lain, CEO Microsoft, Satya Nadella mengambil langkah tengah. Ia tak menumpahkan emosi positif maupun negatifnya kepada Donald Trump, tetapi lebih menyoroti keinginan untuk berkolaborasi dengan pemerintah.   Baca juga: FACEBOOK BIKIN APLIKASI MIRIP SNAPCHAT UNTUK NETIZEN DUNIA KETIGA FACEBOOK DIAM-DIAM BIKIN SMARTPHONE MODULAR? OBAMA PUN GERAH DENGAN BERITA-BERITA NGAWUR DI FACEBOOK

SHARE:

Microsoft Tunda Peluncuran Fitur Recall AI yang Kontroversial

Harga Rp2 Jutaan, Perbandingan Spek ZTE Nubia Neo 2 5G vs Tecno Pova 6