Technologue.id, Jakarta – Mulai meluncur di pasar Asia sejak empat setengah tahun lalu, Carousell yang merupakan salah satu mobile classifieds app ini mengambil langkah besar pada tim mereka. Dalam rangka untuk terus memperkuat posisinya di dunia, hari ini pihak mereka resmi melakukan acquihire terhadap aplikasi keamanan, WatchOverMe yang resmi ditutup kemarin. Tak hanya produk WatchOverMe beserta tim teknisinya, Andrius Baranauskas dari VInted juga telah ditunjuk sebagai Director of Product baru di Carousell.

“Pertumbuhan Carousell semakin cepat dan pengguna di Indonesia menjadi salah satu yang paling besar. Selain itu, pada bulan awal Agustus lalu kami juga mendapatkan pendanaan Seri B yang akan digunakan untuk terus tingkatkan pertumbuhan pasar internasional,” ujar Siu Rui Quek, selaku salah satu pendiri Carousell saat melakukan sesi Video Conference kemarin (31/8/2016).

BACA JUGA: CAROUSELL DAPAT PENDANAAN SERI B SENILAI US$35 JUTA

Dengan adanya penambahan anggota baru pada tim teknisi , berarti Carousell mempunyai pekerja dari delapan kewarganegaraan yang berbeda. Mulai dari Ukraina, Lituania, India, Malaysi, Taiwan, Singapura, bahkan Indonesia. “5 orang baru saja bergabung dengan kami. 3 orang asal Indonesia, satu orang dari Malaysia, dan satu lagi dari Ukrania. ,” jelasnya

Sementara itu, yang menjadi alasan utama menggaet pekerja dari Indonesia seperti Abraham, bagi Quek, pastinya untuk tim teknisi baru ini Carousell kerap mencari orang-orang yang punya gairah besar saat bekerja bersama Carousell serta Industri IT, dan tentunya ia harus kuat dalam segi teknis.

“Abraham merupakan seorang anak muda yang energetic, sangat fokus akan apa yang dia kerjakan, dan kami yakin sebagai lulusan kampus teknik ternama asal Indonesia, Abraham nantinya dapat bantu mengatasi masalah yang ada terutama di Indonesia” lanjut dia.

Selain tim teknisi, mulai awal September ini posisi Strategi Produk dan inovasi Carousell bakal dipimpin oleh Andrius Baranauskas. Sebelumnya ia merupakan Head of Product di aplikasi Vinted. Pengalamannya yang cukup lama dalam membangun layanan komunitas Vinted sebagai salah satu marketplace mode terbesar dunia, harapan akan keberadaan Andrius bisa cocok untuk meningkatkan kemampuan produk Carousell.

BACA JUGA: FOODPANDA MAU HENGKANG DARI INDONESIA?

Lantas, mengapa pasar Indonesia menjadi yang paling menarik bagi Carousell, ucap pria yang menjabat pula sebagai CEO Carousell tersebut karena tanah air memiliki 250 juta penduduk dan sebagian besar dari mereka merupakan pengguna smartphone dan kini di Indonesia tengah marak pamor e-commerce.

Setelah melokalisasi beberapa fitur seperti adanya penyesuaian Bahasa Indonesia, pembayaran dalam mata uang Rupiah, paska acquihire tim teknisi baru ini, Quek ingin memperbaiki terus produknya untuk meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus menggaet lebih banyak komunitas di Jakarta.

“Produk dan tim teknisi kian meningkat dua kali lipat sejak awal tahun ini, dan kami sangat berfokus untuk memberikan pembaruan produk yang akan membantu kami tumbuh ke tahap berikutnya,” kata Quek lagi.

Soal target di akhir tahun, Quek mengungkap, ingin terus menambah anggota dari tim yang ada saat ini. Hal tersebut seiring dengan perjalanan Carousell supaya lebih mampu membangun tim berkelas dunia yang mempercepat pertumbuhannya ke pasar-pasar baru.

Setelah beroperasi di 13 negara di seluruh dunia, tak terkecuali Singapura, Taiwan dan Australia, Quek mengatakan bahwa Carousell sementara baru saja menambah satu daftar negara baru dimana aplikasi ini dioperasikan. “Pada Juli lalu kami baru saja merambah ke negara Hong Kong dan masih sibuk mengembangkan pasar tersebut, namun untuk negara selanjutnya kami masih akan mempelajari dulu negara mana berikutnya yang bakal disasar oleh Carousell,” kata pria yang sangat bersemangat dalam bidang teknologi ini.

Carousell sendiri pada awal Agustus kemarin telah berhasil mendapatkan pendanaan Seri B sebesar US$35 juta dari berbagai venture capital international, seperti Rakuten Ventures hingga Sequoia India. Dengan lebih dari 35 juta listing, aplikasi yang berfokus pada marketplace pada busana preloved, dengan banyak sub categories, mulai dari mobil, motor, dan lainnya ini membuat Carousell dinamakan sebagai aplikasi belanja paling popular di Singapura, Taiwan, maupun Hong Kong.

BACA JUGA: ALODOKTER, SITUS PEMBERI INFO KESEHATAN, DAPAT SUNTIKAN SERIES A