Technologue.id, Jakarta – Snap Inc. telah mendaftarkan diri ke lantai bursa kemarin (02/02/17). Mereka pun menargetkan mimpi yang lebih dari sekadar penyedia aplikasi media sosial, yakni menjadi perusahaan kamera dan mendapatkan gelontoran dana sebesar Rp 40 triliun.

Namun yang tak kalah menarik dari pendaftaran IPO Snap Inc. adalah temuan mereka terkait pengguna Snapchat di Android dan iOS. Melanisr TheVerge (02/02/17), pemakai iOS lebih sering menggunakan media sosial berlogo hantu itu ketimbang pengguna OS milik Google itu. Alhasil, mereka memilih untuk memprioritaskan para pengguna iOS.

“Kami telah memprioritaskan pengembangan produk kami untuk beroperasi di sistem operasi iOS ketimbang smartphone dengan sistem operasi Android,” jelas perusahaan yang dipimpin oleh Evan Spiegel itu.

Kendati demikian, Snapchat menyadari bahwa menomorduakan Android bukan semata-mata menyepelekannya. Lebih populernya Android ketimbang iOS saat ini dan beragamnya produsen ponsel berbasis Android membuat kans OS itu digunakan dan penggunanya meng-install Snapchat lebih besar.

“Kalau kami gagal meningkatkan produk kami di smartphone dengan OS Android dan smartphone itu menjadi populer hingga pengguna iOS menjadi lebih sedikit, maka bisnis kami akan terancam,” papar Snap Inc. dalam form S-1-nya yang mencakup informasi terkait bisnis dan finansial perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO).

Beberapa waktu lalu, sejumlah user Snapchat yang menggunakan device Android mengeluhkan kualitas video di platform itu yang lebih rendah dibanding iOS. Snapchat sendiri juga mengakui bahwa aplikasinya memang bekerja lebih baik dan smooth di iPhone.

Sampai saat ini, pengguna Snapchat harian sudah mencapai 158 juta. Sayang, tidak terlalu jelas bagaimana persentase pengguna Android dan iOS di angka tersebut.

 

Baca juga:

Snapchat Kini Milik Bersama

Sudah Tahu? Ini Langkah-Langkah Membuat Grup di Snapchat

Snapchat Caplok Perusahaan Israel