Baca juga:
CEO Google: Penemuan AI Lebih Penting daripada Api dan Listrik
Sebagai pemilik search engine terbesar di dunia, di sisi lain Google juga berjanji kalau berbagai artikel yang sudah terpublikasi melalui Bulletin akan tampil pada mesin pencari Google. Ini artinya, seluruh artikel dapat diakses oleh siapapun baik langsung ke link artikel, maupun melalui pencarian dari website Google.Baca juga:
Saat Google Assistant Ditanya Soal Tuhan, Ini Jawabannya
Untuk sementara ini, platform Bulletin baru memasuki tahap uji coba di dua kota yang ada terdapat di Amerika Serikat, yakni Tennessee dan California. Pengujian tersebut dilakukan dengan cara mengundang sejumlah sukarelawan untuk berpartisipasi mengisi konten di Bulletin.Baca juga:
Segini Harga Kamera Mini Google Berteknologi AI, Minat Beli?
Belum jelas apakah nantinya portal berita itu akan hadir juga di Indonesia. Di sisi lain, Google juga belum memastikan bagaimana cara mereka untuk mengurangi konten atau berita hoax pada platformnya itu.