Technologue.id, Jakarta — Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatan di layanannya dengan menghadirkan fitur baru di Google Photos bernama “Wardrobe”. Fitur ini dijadwalkan meluncur pada musim panas tahun ini dan dirancang untuk membantu pengguna mengelola pakaian secara digital.

Melalui Wardrobe, Google Photos akan memindai pustaka foto pengguna untuk mengidentifikasi pakaian dan aksesori yang pernah dikenakan. Hasilnya, sistem akan membangun digital closet yang mengelompokkan item berdasarkan kategori seperti atasan, bawahan, hingga perhiasan.

Setiap item ditampilkan dalam bentuk gambar mini yang memudahkan pengguna melihat koleksi mereka secara cepat. Dari katalog tersebut, pengguna dapat memadupadankan pakaian untuk menciptakan outfit baru. Kombinasi tersebut juga bisa dibagikan kepada teman atau disimpan dalam fitur “digital moodboard”.

Tak hanya itu, Wardrobe juga dilengkapi fitur coba pakai berbasis AI. Mirip dengan teknologi yang digunakan di layanan belanja Google, fitur ini memungkinkan pengguna melihat simulasi diri mereka mengenakan pakaian tertentu langsung dari foto.

Meski menawarkan pengalaman baru, fitur ini tidak lepas dari keterbatasan. Wardrobe hanya dapat mengenali pakaian yang pernah muncul dalam foto pengguna. Artinya, item yang belum pernah difoto tidak akan masuk ke dalam katalog.

Sebaliknya, sistem juga berpotensi menampilkan pakaian yang sebenarnya sudah tidak dimiliki pengguna, misalnya yang telah disumbangkan atau dibuang, karena masih tersimpan dalam arsip foto.

Google juga mengingatkan bahwa teknologi AI masih memiliki potensi kesalahan dalam mengenali objek maupun menghasilkan visual.

Fitur Wardrobe dijadwalkan hadir pertama kali untuk pengguna Android, sebelum kemudian menyusul ke iOS. Hingga saat ini, Google belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran globalnya.