Baca juga : Huawei Mate 10 Pro Usung Layar Bezel-less, Mate 10 Masih Berdesain Jadul
GND Imperium Perkasa sendiri bukanlah pemain baru di ranah smartphone. Secara global, GND melalui perusahaan induknya telah bekerjasama dengan Huawei untuk pemasaran di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Myanmar, Bangladesh, Laos dan Kamboja. "Sejak awal Indonesia merupakan pasar penting bagi Huawei dan tidak berubah hingga saat ini. Dengan kerjasama ini, kami yakin Huawei akan semakin besar dan dapat menembus Top 3 smartphone brand di Indonesia," ujar Johnson saat ditemui Technologue.id di Jakarta.Baca juga : 5 Juta Unit Huawei Mate 9 Ludes dalam Waktu 4 Bulan
Tank Tan, CEO PT GND Imperium Perkasa mengklaim perusahaannya akan terus mendorong pertumbuhan brand Huawei di pasar smartphone Indonesia. "Kami akan mengembangkan sistem promosi, distribusi dan penjualan dengan target menjadikan brand Huawei sebagai Top 3 smartphone brand di Indonesia," aku Tank. Lo Khing Seng, Direktur Penjualan Huawei Device Indonesia menyatakan waktu yang diperlukan untuk menempatkan Huawei di Top 3 smartphone Indonesia tak perlu terlalu lama. "Dengan kemitraan ini kita bisa mencapai posisi 3 besar di pasar smartphone Indonesia dalam 2-3 tahun ke depan," jelasnya.Baca juga :
Huawei baru saja memperkenalkan tiga smartphone terbarunya dari seri Y. Ketiga produk smartphone ini akan diposisikan Huawei untuk mengisi pasar smartphone kelas menengah yang masih punya peluang besar dieksplorasi.