Technologue.id, Jakarta – Pasar smartphone tahun ini mungkin tak akan terlalu subur. Dari analisis International Data Corporation (IDC), diperkirakan ‘hanya’ ada 1,45 miliar ponsel pintar yang terjual hingga akhir 2016 ini.

Jumlah perkiraan itu memang bertambah dari tahun lalu, tetapi cuma sebesar 0,6 persen, dengan pangsa pasar iOS dan Windows Phone yang turun drastis. Sementara kalau dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2014 ke 2015, tren penjualan smartphone tahun ini minus 10,4 persen.

Dari paparan ini, bisa ditarik dugaan sederhana kalau hasrat konsumen global untuk berganti ke gadget yang diluncurkan tahun ini tak terlalu besar. Entah apa penyebabnya, tetapi jika hipotesis itu benar bisa jadi ini adalah sebuah peringatan bagi vendor smartphone untuk lebih ‘gila’ dalam berinvoasi.

Ramalan penjualan smartphone global tahun 2016 dan 2020 (source: IDC)
Ramalan penjualan smartphone global tahun 2016 dan 2020 (source: IDC)

Penurunan perkiraan penjualan iPhone tahun 2016 ini sebesar 11 persen dibanding lakunya iPhone yang laku tahun lalu adalah sorotan empuk dalam ramalan ini. IDC memandang performa iPhone 7 dan 7 Plus di pasaran sebenarnya sudah baik, tetapi tiga kuartal lesu Apple (serta proyeksi yang sama di Q4 2016) bakal berdampak terhadap performa keseluruhan mereka tahun ini.

Di sisi lain, masuknya Google dengan Pixel menjadi kian mewarnai platform Android yang YoY growth-nya sebesar 5,2 persen. Bisa dibilang, Android yang banderolnya lebih ramah bagi konsumen low-end menjadi tulang punggung penjualan smartphone tahun ini.

Namun terlalu dini untuk menilai apakah benar Android akan menjadi juru selamat bisnis smartphone tahun ini. Baiknya, tunggu saja sampai tahun ini usai agar analisis dari lembaga riset lebih pasti dan menyeluruh.

 

Baca juga:

Jual 10 Miliar Smartphone Pun Xiaomi Tak Untung, Kok Bisa?

4 Tahun Lagi, Anda Mungkin Bakal Pakai Smartphone Bekas

Kata Siapa Smartphone Samsung dan Apple Masih Populer? Ini Buktinya!