Machine Learning Buatan Google Bisa Prediksi Pesawat Delay

Technologue.id, Jakarta – Keterlambatan pesawat untuk tiba di bandara memang menyebalkan. Namun hal tersebut ke depannya mungkin saja bisa diantisipasi dengan lebih baik lagi berkat sebuah machine learning buatan Google.

Mengutip dari TheVerge.com (31/01/2018), Google baru saja mengupdate aplikasi Flights buatannya dengan sejumlah fitur baru yang membantu pengguna untuk mengurangi rasa lelah saat bepergian. Dan salah satu fitur utamanya adalah penggunaan machine learning.

Baca juga:

Sepanjang 2017, Google Berondong 700 Ribu Aplikasi Berbahaya

Machine learning sendiri di sematkan ke dalam aplikasi Flights untuk melakukan prediksi terhadap pesawat apa saja yang kemungkinan besar bakal delay. Tak cuma itu, machine learning juga bisa digunakan untuk merinci lagi fasilitas apa saja yang diberikan oleh masing-masing maskapai penerbangan untuk kelas ekonomi.

Baca juga:

Google Kembangkan Portal Berita Berbasis Komunitas

Berdasarkan blog resmi milik Google, pesawat delay tersebut bisa diprediksi dengan cara mengambil sejumlah data historis dari sebelum-sebelumnya. Setelah itu, machine learning akan menentukan pola dari keterlambatan yang sudah terjadi.

Baca juga:

Saat Google Assistant Ditanya Soal Tuhan, Ini Jawabannya

Selain dari data yang sudah terkumpul, perkiraan pesawat terlambat juga ditentukan dari berbagai faktor lainnya, seperti lokasi, cuaca, dan pesawat yang tiba pada jadwal sebelumnya. Jika algoritma buatan Google menemukan potensi 80 persen pesawat akan delay, aplikasi Flights langsung menginformasikan hal tersebut kepada pengguna ketika melakukan pencarian nomor penerbangan, rute, dan maskapai.

Recent Articles

Data Pelanggan Bocor, Telkomsel Janji Berbenah

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel secara resmi menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan data pelanggan. Anak perusahaan Telkom Group tersebut mengaku akan berbenah agar...

Kisah Hidup Karakter Antonio dari Free Fire

Technologue.id, Jakarta - Free Fire adalah game mobile battle royale paling populer di dunia saat ini. Game ini memiliki sistem karakter yang...

TikTok Hapus 50 Juta Video Bermasalah di Paruh Kedua 2019

Technologue.id, Jakarta - Aplikasi media sosial TikTok mengatakan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 49 juta video dari platformnya selama paruh kedua...

Bercerai dengan Intel, Segini Keuntungan yang Didapat Apple

Technologue.id, Jakarta - Dalam gelaran WWDC 2020, Apple mengkonfirmasi perpisahannya dengan Intel. Sejumlah pihak menilai keputusan ini diambil guna menghemat pengeluaran perusahaan.

WFH Bikin Penjualan PC Meningkat Secara Global

Technologue.id, Jakarta - Pandemi Covid-19 banyak mengubah paradigma tentang banyak hal, termasuk bisnis. Beberapa industri ada yang berdampak sangat buruk, namun di...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here