Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Meta Berencana PHK Hingga 20 Persen Karyawan
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms dilaporkan tengah mempertimbangkan salah satu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbesar dalam sejarah perusahaan. Berdasarkan laporan Reuters, Meta disebut sedang merencanakan pemangkasan hingga 20 persen dari total tenaga kerjanya.

Informasi tersebut berasal dari sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan internal perusahaan. Meski demikian, laporan tersebut menyebutkan bahwa tanggal pelaksanaan maupun jumlah pasti karyawan yang akan terdampak belum ditetapkan secara final.

Menurut Reuters, para eksekutif puncak Meta telah memberi arahan kepada para pemimpin senior di berbagai divisi untuk mulai merancang skenario pengurangan jumlah karyawan.

Dalam laporan keuangan terbaru, Meta mencatat jumlah karyawan sebanyak 78.865 orang per 31 Desember 2025. Jika rencana pengurangan hingga 20 persen benar-benar terjadi, maka jumlah karyawan yang terdampak dapat mencapai sekitar 15.000 hingga 16.000 orang.

Di sisi lain, performa keuangan Meta tetap menunjukkan pertumbuhan signifikan. Perusahaan membukukan pendapatan hampir 60 miliar dolar AS pada kuartal keempat 2025, sementara total pendapatan sepanjang tahun melampaui 200 miliar dolar AS.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Meta menyatakan kepada Reuters bahwa informasi tersebut merupakan “laporan spekulatif mengenai pendekatan teoretis”, tanpa memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait rencana PHK besar tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Meta melakukan pemangkasan tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal 2026, perusahaan menargetkan sekitar 1.000 karyawan untuk terkena PHK di divisi Reality Labs, unit yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi realitas virtual dan metaverse.

Divisi ini merupakan bagian penting dari strategi Meta dalam membangun ekosistem metaverse, termasuk pengembangan perangkat VR dan platform dunia virtual.

Sebelumnya, pada awal 2025, Meta juga melakukan PHK terhadap sekitar 5 persen dari total karyawan, setelah beberapa gelombang pemangkasan yang lebih kecil dilakukan dalam periode yang sama.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk merestrukturisasi organisasi dan mengendalikan biaya operasional, terutama di tengah perubahan strategi bisnis.

Di saat melakukan efisiensi tenaga kerja, Meta juga diketahui meningkatkan investasi di sektor kecerdasan buatan (AI). Perusahaan ini telah mengakuisisi sejumlah startup yang berfokus pada teknologi AI dan otomatisasi.

Beberapa di antaranya termasuk Moltbook, sebuah jejaring sosial yang dirancang untuk agen AI, serta Manus, perusahaan rintisan yang mengembangkan agen AI untuk otomatisasi berbagai tugas digital.

Investasi ini menunjukkan bahwa Meta semakin serius memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi AI global, yang kini juga melibatkan sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya.

SHARE:

Strategi LinkAja Syariah 2026: Kolaborasi BAZNAS & Inovasi Fintech

Xiaomi Indonesia Raih Predikat Vendor Tablet Nomor Satu 2025