Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Pengguna Youtube Premium Pakai VPN Bakal Diblokir
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - YouTube menindaktegas pengguna yang memanfaatkan Virtual Private Network (VPN) untuk mengakses fitur premium yang lebih murah. Tak segan-segan, platform berbagi video itu akan memblokir trik pembayaran langganan yang menggunakan VPN.

Aksi curang ini diketahui setelah YouTube menemukan banyak diantara akun yang menggunakan VPN untuk memalsukan lokasi mereka guna mendapatkan langganan YouTube Premium yang lebih murah.

Seperti diketahui, harga YouTube Premium per bulan sangat bervariasi di berbagai negara. Berapa negara bahkan memiliki akses yang jauh lebih murah ke layanan tersebut dibandingkan negara lain. Hal tersebut dilakukan karena Google telah mensurvei rata-rata penghasilan pengguna di seluruh dunia, sehingga YouTube mematok biaya layanan Premium yang menyesuaikan pendapatan pengguna tergantung lokasi negara.

Baca Juga:
YouTube Perangi Pemblokir Iklan, Ini Risiko Jika Pakai Ad Blockers

Contohnya, pengguna di AS yang ingin berlangganan YouTube Premium wajib membayar biaya sebesar US$ 13.99 (sekitar Rp 230 ribu). Sebaliknya, biaya YouTube Premium di beberapa negara, khususnya negara berkembang jauh lebih murah. Sebagai contoh, di Filipina, biaya langganan layanan tersebut hanya US$ 2.83 (sekitar Rp 46 ribu). Bahkan, di Argentina, pengguna hanya perlu membayar biaya US$ 1 (sekitar 16 ribu) untuk menikmati YouTube Premium.

Perbedaan biaya berlangganan itu banyak disadari oleh pengguna. Mereka akhirnya memakai trik baru agar biaya berlangganan YouTube Premium lebih murah, yaitu dengan memakai VPN. Dengan penggunaan VPN, sistem mengira bahwa pengguna tinggal di salah satu negara tersebut dan mendaftar ke Premium di bawah tarif negara terkait, sehingga mengurangi tagihan mereka.

Namun YouTube telah mengkonfirmasi kepada TechCrunch bahwa mereka dapat mendeteksi ketika pelanggan ketahuan berbohong. Jika hal ini terjadi, sistem akan meminta pengguna yang bersangkutan untuk memperbarui informasi penagihan.

Baca Juga:
Siri Makin Pintar, iOS 18 Dukung AI Bekerja Secara Lokal di iPhone

Seorang juru bicara YouTube berkata, "Untuk memberikan paket dan penawaran paling akurat yang tersedia, kami memiliki sistem untuk menentukan negara pengguna kami. Jika negara pendaftaran tidak sesuai dengan negara tempat pengguna mengakses YouTube, kami meminta anggota untuk memperbarui informasi penagihan mereka sesuai dengan negara tempat tinggal mereka saat ini".

Setelah ada kebijakan itu, banyak orang di platform media sosial Reddit baru-baru ini melaporkan bahwa langganan Premium mereka tiba-tiba dibatalkan oleh YouTube. Tertulis di tangkapan layar tersebut, "Your YouTube Premium membership has been canceled," yang berarti akun YouTube Premium telah dibatalkan.

SHARE:

Cegah Serangan Ransomware, Ini yang Perlu Diperhatikan Pemerintah

Berkali-kali Diserang Hacker, Apakah Pemerintah Akan Lebih Aware?