Technologue.id, Jakarta – Hari Kartini yang jatuh pada 21 April menginspirasi perempuan untuk mendapatkan haknya dalam pendidikan maupun akses terhadap pekerjaan. Seperti diketahui, perempuan memiliki peran besar dalam suatu kelompok masyarakat, tidak sedikit yang memiliki andil besar dalam perkembangan teknologi.

Berikut ini beberapa daftar perempuan yang berpengaruh dalam perkembangan teknologi informasi, diambil dari berbagai sumber.

Ada Lovelace

Ada Lovelace


Ada Lovelace yang lahir pada 1815 dikenal sebagai programmer komputer pertama yang memiliki bakat dalam bidang matematika. Keterampilan dan minatnya pada bidang mesin membuatnya bertemu dengan Charles Babbage, penemu “Analytical Engine”.

Analytical Engine merupakan perangkat rumit yang tidak pernah benar-benar diciptakan, namun menyerupai elemen komputer modern. Ada Lovelace menulis draft algoritma untuk mesin analitik Babbage tersebut supaya mesin bisa melakukan komputasi.

Kerja sama antara Charles Babbage dan Ada Lovelace membawa Babbage terkenal sebagai bapak komputer dunia. Catatan Lovelace tentang Analytical Engine ini dijadikan Alan Turing sebagai bentuk inspirasi karyanya pada komputer modern pertama pada tahun 1940.

Grace Hopper

Grace Hopper


Grace Hopper dikenal sebagai seorang ilmuwan komputer terkemuka dan salah satu pemrogram komputer pertama yang bekerja di Harvard Mark I. Karyanya mengarah pada pengembangan COBOL, bahasa pemrograman awal yang masih kita gunakan sampai hari ini.

Pada tahun 1947, ia mencatat bug komputer nyata pertama di dunia, dan dikatakan juga bahwa ia menciptakan ungkapan, “sering kali lebih mudah untuk meminta maaf daripada meminta izin”.

Grace Hopper juga seorang profesor di Universitas Vassar. Setelah 1 dekade mengajar, ia bergabung dengan relawan Angkatan Laut Amerika Serikat bernama WAVES. Grace ditugaskan di departemen pemrograman komputer dan sejak saat itu terkenal dengan keahliannya menerjemahkan masalah lapangan menjadi persamaan matematis.

Hedy Lamarr

Hedy Lamarr


Hedy Lamarr dikenal sebagai aktris sekaligus penemu dasar dari sistem WiFi, GPS dan bluetooth. Lamarr yang lahir pada 1914 memiliki ayah yang bekerja sebagai direktur bank, menginspirasinya untuk melihat dunia secara lebih luas.

Hedy menciptakan teknologi lompatan frekuensi melalui hasil kerja sama dengan seorang komposer bernama George Antheil. Teknologi tersebut awalnya ditujukan untuk membantu Amerika Serikat di Perang Dunia II.

Sistem lompat frekuensi ini dimaksudkan sebagai cara untuk membuat torpedo berpemandu radio keluar jalur selama perang, namun gagasan tersebut akhirnya menginspirasi teknologi Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth yang umum digunakan saat ini.

Annie Easley

Annie Easley


Annie Easley seorang ilmuwan roket NASA, dan pelopor keragaman gender dan ras di STEM. Saat dipekerjakan, dia adalah satu dari empat karyawan kulit hitam di Lab.

34 tahun kemudian, dia telah berkontribusi pada berbagai program sebagai ilmuwan komputer, menginspirasi banyak orang melalui partisipasi antusiasnya dalam program penjangkauan.

Pekerjaan penting Easley pada proyek roket Centaur selama di NASA meletakkan dasar bagi peluncuran pesawat ulang-alik di masa depan.