Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Project Treble, Cara Pintar Google Atasi Keterlambatan Update Android
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Setiap kali versi OS Android terbaru diumumkan, pengguna perangkat diluar Nexus dan Pixel wajib menunggu dalam waktu lama. Realita tersebut hingga saat ini belum terpecahkan, hingga akhirnya Google memperkenalkan Project Treble, yang dipercaya mampu menyelasaikan masalah tersebut. Dikutip dari GSM Arena (14/5/2017), Project Treble merupakan langkah pintar Google dalam memudahkan para vendor untuk menghadirkan OS Android terbaru ke dalam perangkat mereka yang telah berada di genggaman pengguna. Secara ringkas, vendor tidak perlu lagi memakan waktu dalam menyesuaikan fitur perangkat mereka dengan framework OS Android terbaru. [caption id="attachment_16739" align="alignnone" width="300"] Ilustrasi pembaharuan Android selama ini (source: GSM Arena)[/caption] Pada gambar diatas, terlihat bahwa pembaharuan versi Android ke perangkat selain Nexus dan Pixel membutuhkan waktu yang lama. Untuk sampai ke tangan pengguna, banyak langkah yang harus dilalui, yang tentu hal itu tidak bisa diselesaikan dalam hitungan jam. [caption id="attachment_16740" align="alignnone" width="300"] Ilustrasi pembaharuan Android tanpa Treble (source: GSM Arena)[/caption] Saat ini, setiap vendor memiliki keunikan masing-masing di dalam perangkat mereka, yang basisnya adalah Android. Fitur tersebutlah yang menjadi dalang dibalik lambatnya pembaharuan sistem operasi Android untuk diterima ke perangkat pengguna. [caption id="attachment_16738" align="alignnone" width="300"] Ilustrasi pembaharuan Android dengan Treble (source: GSM Arena)[/caption] Namun, berkat Project Treble yang diciptakan oleh Google, setiap perangkat Android kini akan mengemban Vendor Interface (VI). VI adalah kunci dibalik kemudahan para vendor untuk mengimplementasikan Android versi terbaru, tanpa harus bongkar-pasang struktur yang mereka telah buat. Singkatnya, VI akan menjadi lapisan yang membatasi antara implementasi bawaan vendor dengan framework Android. Sehingga, perubahan OS Android tidak perlu lagi mengubah keseluruhan sistem operasi yang ada. Project Treble akan mulai diimplementasikan bersamaan dengan kehadiran Android O. Baca juga: Taimen, Smartphone Baru Google dengan RAM 4GB Lebih dari 2 Triliun Data Tersimpan di Google Drive Google Tambahkan Fitur Baru untuk Chrome Saat Offline

SHARE:

Asuransi Sepeda Motor Listrik Mulai dari Rp100 Ribu per Tahun

Bocoran Screenshot Tandai Kemunculan Game BioShock 4, Kapan Rilis?