Software
Huawei P9 Lite ini sudah menggunakan sistem operasi Android Marshmallow 6.0 dengan antarmuka EMUI 4.1.1. Pada antarmuka terdapat tiga
soft button khas OS Android 6.0 yang posisinya bisa diubah-ubah, atau ditambah menjadi empat
soft button. Pengaturan posisi
soft button ini dapat dilakuan dari
Settings >Smart assistance > Navigation bar.
Soft button ini bisa juga dibuat melayang di sisi kanan layar, dengan mengaktifkan
Floating dock saat berada di menu
Smart assistance. Pada menu
Motion Control, Anda bisa mengatur untuk mematikan suara panggilan masuk atau suara alarm hanya dengan membalikkan smartphone. Layar juga dapat merespon sentuhan walau menggunakan sarung tangan lho, caranya dengan mengaktifkan
Gloves mode.
[gallery columns="4" size="medium" ids="8187,8188,8189,8190"]
Kerennya, saat layar dalam kondisi terkunci, tetap dapat mengakses beberapa fungsi, yaitu Sound Recorder, kalkulator, senter dan kamera. Cukup dengan mengusap layar ke arah atas saat kondisi terkunci.
[gallery columns="4" size="medium" ids="8193,8192"]
Pada
home screen dua pertiga layar bagian atas menampilkan informasi berupa jam, lokasi, tanggal, kondisi cuaca dan pemutar musik, serta fungsi pencarian Google di bawahnya. Di atas
soft button di barisan bawah, terdapat fungsi untuk menelpon, daftar kontak, SMS dan Chrome. Sementara di atasnya terdapat folder berbagai layanan Google, Play Store, Setting dan Camera.
Ketika tidak sedang berada dalam kondisi
lockscreen, jika layar diusap ke arah bawah, maka akan muncul tampilan menu
Notifications, untuk mengakses fungsi pintas, tekan
Shortcuts dan pilih fungsi yang akan diaktifkan atau dibuka.
[gallery columns="4" size="medium" ids="8194,8200,8199"]
Smartphone ini juga memiliki berbagai fitur unggulan, di antaranya adalah sistem keamanan menggunakan sidik jari,
Smart assistance,
Huawei ID,
Printing, MirrorShare dan lain-lain. Sistem sidik jari dapat digunakan untuk membuka layar yang terkunci atau mengakses aplikasi yang dikunci. Jadi tak perlu repot lagi memasukkan tombol pin. Sensor sidik jarinya cukup responsif, jika sempat gagal, saat dicoba lagi dengan memperbaiki posisi jari, bisa lolos. Memang saat pengaturan awal, pengambilan sidik jari dilakukan beberapa kali.
[gallery columns="4" size="medium" ids="8196,8195,8197,8198"]
Informasi lebih lanjut mengenai perangkat keras dan sistem yang digunakan pada smartphone ini dapat dilihat dari aplikasi CPU-Z berikut ini.
[gallery columns="4" size="medium" ids="8203,8201,8204,8202"]