Technologue.id, Jakarta – Tak terasa, sudah hampir tiga tahun berlalu sejak ponsel Redmi pertama kali meluncur Agustus 2013 silam. Kini, Xiaomi mengaku sudah menjual 110 juta unit Redmi secara global.

Lewat akun Twitter pribadinya (11/7/16), Vice President Xiaomi, Hugo Barra, menyampaikan capaian menggembirakan ini. Masih menurut Hugo, artinya perusahaan yang identik dengan warna oranye itu telah berhasil menjual 1,2 unit Redmi per detiknya selama hampir tiga tahun terakhir.

Cuitan Hugo Barra soal penjualan Xiaomi Redmi (source: @hbarra)
Cuitan Hugo Barra soal penjualan Xiaomi Redmi (source: @hbarra)

Menariknya, Hugo turut menyebut mayoritas pengguna Redmi, yakni dari kelompok umur 22 sampai 29 tahun. Mereka yang terbilang masih muda ini disebut oleh mantan orang dalam Google itu sebagai, “pengguna muda dan yang sangat aktif menggunakan internet atau aplikasi, mulai dari video, jejaring sosial, game, buku, hingga berita.”

Sebagai gambaran, sejauh ini Redmi adalah komoditas yang sangat penting bagi Xiaomi. Bagaimana tidak, berkat banderolnya yang miring, Redmi sukes mengantarkan Xiaomi sebagai penguasa pasar Tiongkok tahun 2014 lalu versi The Wall Street Journal. Tak tanggung-tanggung, yang terguling saat itu adalah Samsung.

Saat ini, pasar terbesar Xiaomi adalah Tiongkok dan India. Walau bukan yang terbesar, tetapi pasar Indonesia juga menyumbang penjualan yang cukup tinggi bagi perusahaan berusia enam tahun itu.

 

Baca juga :

MENGAPA XIAOMI TAK TERTARIK BIKIN SMARTPHONE ANTI-AIR?

KAPAN XIAOMI MI BAND 2 DILEPAS KE PASARAN?

XIAOMI SIAPKAN PONSEL MAHAL, SEPERTI APA SPEKNYA?