100 Ribu Driver Go-Jek Belajar Bahasa Inggris Online

Ilustrasi Go-Jek (source: Go-Jek)

Technologue.id, Jakarta – Ada beragam cara yang coba dihadirkan Go-Jek untuk memanjakan para mitranya. Tak cuma memberikan bonus poin bagi mereka yang bekerja dengan giat per harinya, yang terbaru startup yang digawangi Nadiem Makarim itu mencoba meningkatkan kompetensi driver Go-Jek dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Menggandeng Bahaso, Go-Jek bakal mengadakan training kemampuan berbahasa Inggris untuk 100 ribu mitranya dari 25 kota wilayah operasi Go-Jek. Pelatihan ini adalah bentuk apresiasi terhadap driver yang dinilai berprestasi, di samping mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Go-Jek sendiri dalam melayani konsumennya.

“Kemampuan berbahasa Inggris dapat membantu para mitra driver kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Beberapa pelanggan yang memesan layanan kami adalah ekspatriat. Sehingga, kemampuan berbahasa Inggris diperlukan supaya para mitra kami lebih kompeten dan bisa berkomunikasi dengan baik saat menjalankan order,” jelas Ardelia Apti, Vice President Program SWADAYA Go-Jek dalam keterangan resminya pada redaksi.

Bahaso sendiri adalah platform pembelajaran yang unik. Unik karena proses belajar-mengajar di layanan ini dilakukan secara online, sehingga tak punya batasan waktu dan cocok untuk mitra Go-Jek yang mungkin tak punya waktu untuk belajar dengan metode konvensional, dan mengintegrasikan pembelajaran berbasis teks, suara, video, dan konten lainnya. Tak main-main, mitra yang telah menyelesaikan pembelajaran di Bahaso berhak mendapatkan serfitikat resmi dari Universitas Indonesia selaku partner dari Bahaso.

Mengklaim diri sebagai pionir pengajaran bahasa asing secara online di Indonesia, Bahaso sudah bisa diakses lewat Android, iOS, dan website yang beralamat di bahaso.com. Walau saat ini baru menyediakan pembelajaran bahasa Inggris, ke depannya mereka berkomitmen menghadirkan pembelajaran bahasa Mandarin, Prancis, Jerman, dan lainnya.

 

Baca juga:

Dikonfirmasi Suntikan Investasi Rp 16 Triliun, Nadiem Go-Jek: No Comment

AyoPoligami.com, Si Medsos Jodoh Anti-Mainstream

Aplikasi Kesehatan Halodoc Luncurkan Versi 2.0, Apa Kelebihannya?