Technologue.id, Jakarta – Dari sekian banyaknya aplikasi chatting yang ada di Bumi, Messenger adalah salah satu yang ramai digunakan. Wajar saja, instant messenger tersebut dapat terintegrasi dengan pengguna Facebook dan pasti Anda sudah mengetahui betapa banyaknya pengguna media sosial milik Mark Zuckerberg itu.

Namun, kenyamanan pengguna dalam ber-chatting ria di Messenger kemungkinan besar akan menurun. Pasalnya, Facebook secara resmi telah menyelipkan iklan di home screen aplikasi tersebut. Konten dengan label ‘sponsored’ itu berada tepat di atas conversation Anda dengan teman, saudara atau bahkan pacar dan gebetan di Messenger. Alhasil, Anda harus men-scroll ke bawah untuk membuka chat mereka.

Konten iklan di Messenger (source Facebook Messenger)

Fitur ini memang masih dalam tahap uji coba, tetapi kans diimplementasikannya sangat besar. Sebab, dengan adanya konten iklan ini, Facebook bisa meraup revenue yang tak sedikit.

Bisnis model dari konten bersponsor ini sudah biasa dilakukan medsos yang sebentar lagi berumur 13 tahun itu. Lihat saja di platform Facebook sendiri dan Instagram. Rasanya, memang tinggal menunggu waktu saja hingga iklan tampil di Messenger.

Akan tetapi setidaknya Facebook sudah mencoba membuat Anda tidak ilfeel dengan adanya iklan ini. Ya, mengutip blog resmi Messenger (25/01/17), Anda dapat menyembunyikan sponsored content dengan mengakses drop-down menu lalu pilih opsi ‘hide’ atau ‘report specific ad’. Fitur ini bekerja seperti di platform Facebook; iklan yang Anda laporkan memang akan hilang, tetapi akan diganti dengan yang lain.

Pengujian konten iklan ini akan tiba terlebih dahulu untuk pengguna Messenger di Australia dan Thailanda dalam beberapa pekan mendatang. Anda pengguna Messenger di Indonesia sudah siap?

 

Baca juga: