Technologue.id, Jakarta – Tahun ini, pasar smartphone coba dimeriahkan oleh segelintir gawai yang tak lazim. Mereka adalah LG G6 dan Samsung Galaxy S8. Keunikan keduanya adalah tidak memiliki tombol home. Alhasil, layar sentuh yang diusungnya jauh lebih luas.

LG G6 sendiri memiliki rasio layar 18:9, cukup luas dibandingkan ponsel pintar “konvensional”, yakni 16:9. Sementara Galaxy S8 18,5:9. Dengan model seperti ini, menikmati konten multimedia jadi lebih nyaman karena permukaan smartphone tidak terganggu oleh bezel maupun tombol home fisik.

Nah, karena termasuk hal baru, Counterpoint memprediksi kalau handset dengan rasio layar tinggi ini bakal laris dibeli. Tahun ini, penjualan ponsel bezel tipis dengan aspek rasio alternatif diprediksi mencapai 115 juta unit. Jumlah itu hampir 7 persen dari total penjualan smartphone 2017.

Namun di tahun depan, jumlahnya diduga naik hingga tiga kali lipat, menjadi 360 juta unit.

Prediksi penjualan smartphone dengan bezel tipis dan aspek rasio tinggi (source: Counterpoint)

Apa sebabnya? Mengutip rilis pers Counterpoint (14/07/17), vendor ternama diyakini akan gencar merilis smartphone dengan layar yang lebih luas. Apple, misalnya, dirumorkan bakalan meluncurkan iPhone edisi spesial berlayar OLED dengan bezel tipis sembari mengikuti tren ini. Kemungkinan, hal ini akan diikuti produsen lainnya, seperti pemain dari Tiongkok, di tahun depan.

Di samping itu, suplai layar lengkung diprediksi bakal lebih melimpah dan murah, sehingga vendor yang bukan top 5 pemain global pun bisa memanfaatkannya. Samsung Display, JDI, dan LG Display digadang-gadang bisa memopulerkan komponen tersebut tahun depan, bersama pabrik dari China seperti Tianma dan BOE.

 

Baca juga:

Penjualan Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus Jauh Lebih Baik dari Duo S7

Kamera OnePlus 5 Sebenarnya Setara Samsung Galaxy S8, Tapi…

Ini Harga dari Samsung Galaxy S8 ber-RAM 6GB