Baca Juga: Acer Gelar Predator League 2020 dengan Sistem Qualifier Baru
APPL 2020 diikuti oleh 17 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapura, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Bangladesh, dan Mongolia. Final Asia Pasifik akan di gelar pada Februari 2020 dan akan memperebutkan total hadiah sebesar US$ 400 ribu atau setara dengan Rp 6 miliar. Tahap kualifikasi APPL 2020 di Indonesia sudah dimulai sejak Oktober 2019 lalu. Selain secara offline, Acer juga mengadakan babak kualifikasi tim melalui sistem online. Dengan online qualifier ini, jumlah peserta jadi lebih banyak karena menjangkau dari Indonesia bagian barat sampai bagian timur sekalipun. "Kualifikasi dilakukan secara online. Sehingga kami bisa menjangkau lebih banyak peserta di Indonesia. Total ada lebih dari 500 tim yang melakukan registrasi dari Meulaboh sampai Papua. Atau dari sisi jumlah, terjadi kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan dengan Predator League tahun sebelumnya," tutur Herbet. Tahap kualifikasi ini menyaring 8 tim Dota 2 yaitu BOOM Esports, PG BarracX, PG Godlike, Breakbeat Squad, Hans Pro Gaming, Mugiwara x Miracle, PRFS, dan Team Wolf. Sementara untuk 16 tim PUBG adalah InVamouz, TGD DragonZ, Victim Reality, Victim Rise, Dreams, Alter Ego, PowerofWinner, Kuda Hitam, Wasted Player, 4nger WSC, OnePiece - RG, Akagami Mirror, Quantum eSports, BCS Raven, Space, dan Xperts MEG. Pemenang dari tiap game, akan mewakili Indonesia di babak final Asia Pasifik di Manila, Filipina. Tidak hanya itu, pemenang pertama sampai keempat juga berkesempatan menerima beasiswa untuk kuliah S1 di BRI Institute. Para pemenang diberi kesempatan mendapat pendidikan formal disamping berkarir sebagai pemain esports profesional. "Ini membuktikan komitmen Acer untuk mendukung perkembangan esports di Indonesia, tidak hanya dari sisi informal tapi juga sisi formal dari sisi akademis. Beasiswa diberikan selama tiga tahun secara gratis," ungkapnya.