7 Startup Masuk GNB Accelerator Batch 4, Siapa Saja?

Technologue.id, Jakarta – Program GnB Accelerator mengumumkan tujuh startup terpilih menjadi peserta batch keempat dan berhak mengikuti program selama tiga bulan mulai dari Juni hingga Agustus 2018. Ketujuh startup startup tersebut adalah Infra Digital, MataKota, Populix, Bookslife, Playable Kids, Homade, dan Ikigai.

Selama program berlangsung, setiap startup akan mendapat investasi sebesar US$50 ribu (sekitar Rp710 juta), fasilitas co-working space, dan bimbingan dari para mentor yang berpengalaman di bidangnya.

“Kami bangga dan bersemangat untuk keempat kali memulai program GnB Accelerator. Dengan dukungan ekosistem korporasi global yang kami miliki, mereka memiliki kesempatan untuk bertemu dengan jaringan investor dan perusahaan multinasional di beberapa negara,” ujar Kentaro Hashimoto, Program Manager GnB Accelerator, Kamis (28/06/2018).

Baca juga:

Bisnis Co-working Space Terus Melaju, Regulasi Masih Gamang

Menjelang program berakhir, seluruh peserta akan mengikuti demo day untuk mempresentasikan produk mereka di hadapan calon investor. Mereka berkesempatan untuk melakukan penggalangan pendanaan. Setelah program selesai, peserta masih dapat meminta arahan dari GnB Accelerator, sebab perkembangannya yang masih terus dipantau.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai ketujuh startup tersebut, berikut rangkumannya:

1. Infra Digital, InfraDigital merupakan layanan keuangan digital untuk bisnis tradisional untuk mengotomasi proses penagihan dengan memanfaatkan channel fintech dalam mengumpulkan dan menyalurkan pembayaran.

2. Matakota, Matakota adalah media sosial dengan konsep smart citizen yang menghubungkan masyarakat dan stakeholder untuk berinteraksi secara kolaboratif pada enam sektor utama, yaitu social, lalu lintas, criminal, kebakaran, bencana dan perlindungan anak.

Baca juga:

Investasi Toyota ke Grab Catatkan Sejarah

3. Populix, Populix merupakan startup yang membangun database responden di seluruh Indonesia. Database ini digunakan oleh perusahaan, lembaga masyarakat, pemerintah, akademisi, ataupun institusi lainnya untuk keperluan riset, marketing, dan pengujian produk, sehingga bisa dimanfaatkan untuk penentuan keputusan dan strategi yang lebih tepat bagi setiap penggunanya.

4. Bookslife, Bookslife adalah platform penerbitan digital pertama di Indonesia. Dengan pendekatan yang mudah, murah dan personal. Bookslife memberikan solusi bagi para penulis, pembaca dan penerbit menggunakan sistem part untuk menggerakkan dan menciptakan atmosfir yang lebih positif dalam industri konten penerbitan.

5. Playable Kids, Playable Kids merupakan aplikasi yang menyediakan konten digital yang aman, edukatif dan menghibur bagi anak serta orang tua. Konten digital yang disediakan berupa educations games, interactive learning video. Playable Kids juga menyediakan fitur school management system dan parental control untuk membantu orang tua memonitor perkembangan anak di sekolah.

Baca juga:

Pakai “Nama Samaran” di Negara Lain, Ada yang Beda dari Go-Jek?

6. Homade, Homade adalah sebuah startup yang bergerak didalam industri makanan jadi (catering) yang memiliki standar kesehatan, rasa dan berkualitas dengan harga ekonomis. Keunggulan Homade yaitu, memberdayakan ibu rumah tangga untuk memasak, menggunakan makanan serta bumbu yang terjaga kualitasnya serta harga yang ekonomis dengan kemudahan memesan melalui aplikasi.

7. Ikigai adalah portal rekrutmen mahasiswa. Menghubungkan mahasiswa ASEAN dengan universitas di seluruh dunia dengan misi untuk memberdayakan siswa dalam memilih pendidikan, melalui pilihan studi yang transparan, interaktif dan cocok dengan psikologi siswa.

Recent Articles

Data Pelanggan Bocor, Telkomsel Janji Berbenah

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel secara resmi menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan data pelanggan. Anak perusahaan Telkom Group tersebut mengaku akan berbenah agar...

Kisah Hidup Karakter Antonio dari Free Fire

Technologue.id, Jakarta - Free Fire adalah game mobile battle royale paling populer di dunia saat ini. Game ini memiliki sistem karakter yang...

TikTok Hapus 50 Juta Video Bermasalah di Paruh Kedua 2019

Technologue.id, Jakarta - Aplikasi media sosial TikTok mengatakan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 49 juta video dari platformnya selama paruh kedua...

Bercerai dengan Intel, Segini Keuntungan yang Didapat Apple

Technologue.id, Jakarta - Dalam gelaran WWDC 2020, Apple mengkonfirmasi perpisahannya dengan Intel. Sejumlah pihak menilai keputusan ini diambil guna menghemat pengeluaran perusahaan.

WFH Bikin Penjualan PC Meningkat Secara Global

Technologue.id, Jakarta - Pandemi Covid-19 banyak mengubah paradigma tentang banyak hal, termasuk bisnis. Beberapa industri ada yang berdampak sangat buruk, namun di...

Related Stories