Jakarta, Technologue.id — Wisatawan Indonesia tercatat memiliki minat paling tinggi untuk menjelajahi berbagai destinasi Eropa melalui perjalanan kapal pesiar. Sebanyak 82 persen responden Indonesia menyatakan tertarik melakukan perjalanan kapal pesiar Eropa yang menghubungkan sejumlah destinasi dalam satu kali liburan. Angka itu berada di atas Filipina yang mencatat minat 75 persen, Malaysia 70 persen, India 67 persen, dan Singapura 66 persen.

Temuan tersebut memperlihatkan perubahan cara wisatawan Asia memandang perjalanan ke Eropa. Wisatawan kini ingin mengunjungi beberapa negara tanpa berkali-kali berpindah moda transportasi. Secara keseluruhan, 74 persen responden dari lima pasar Asia menyatakan tertarik menjelajahi berbagai destinasi Eropa dalam satu perjalanan kapal pesiar.

Data itu berasal dari survei YouGov yang dilakukan atas permintaan Royal Caribbean di Indonesia, Singapura, Malaysia, India, dan Filipina. Survei tersebut hadir bersamaan dengan rencana pengoperasian Legend of the Seas. Kapal terbaru Royal Caribbean itu membawa pengalaman Icon Class ke kawasan Mediterania untuk pertama kalinya.

Legend of the Seas akan berlayar dari Barcelona, Spanyol, serta Roma melalui pelabuhan Civitavecchia, Italia. Rutenya mencakup sejumlah destinasi populer Eropa, antara lain Palma de Mallorca di Spanyol, Provence di Prancis, Florence dan Roma di Italia, serta Napoli dan Capri. Konsep itu ditawarkan bagi wisatawan yang ingin mendatangi sejumlah kota dalam satu rangkaian perjalanan.

Wisatawan Ingin Waktu Liburan Lebih Efisien

Tingginya minat terhadap kapal pesiar Eropa tidak terlepas dari berbagai kendala yang dirasakan wisatawan. Hampir sembilan dari 10 responden atau 87 persen mengidentifikasi setidaknya satu tantangan saat berpindah destinasi di Eropa. Keterlambatan dan pembatalan penerbangan menjadi persoalan yang paling banyak disebut, yakni oleh 51 persen responden.

Selain itu, 38 persen menyoroti waktu transit panjang dan 37 persen merasa kerepotan mengurus bagasi ketika berpindah negara. Sebanyak 34 persen menilai proses berulang kali mengemas dan membongkar barang menjadi kendala. Kondisi itu membuat sebagian wisatawan mulai mempertimbangkan moda perjalanan yang memungkinkan waktu perpindahan menjadi bagian dari liburan.

Kapal pesiar Eropa dinilai menawarkan pola perjalanan berbeda karena penumpang dapat berpindah destinasi tanpa terus berganti hotel. Sebanyak 49 persen responden menyebut makanan dan hiburan yang telah termasuk dalam paket sebagai salah satu keuntungan. Sebanyak 42 persen menilai kemudahan mendatangi berbagai destinasi menjadi keuntungan utama, sedangkan 38 persen tertarik karena dapat mengurangi proses melalui bandara.

Kemudahan lain berkaitan dengan barang bawaan, karena 35 persen responden menyebut mereka tertarik mengurangi kegiatan mengemas dan membongkar koper. Pola tersebut memungkinkan wisatawan menggunakan satu kapal sebagai tempat menginap selama mengunjungi beberapa negara atau kota. Pola perjalanan seperti ini juga sejalan dengan tren liburan yang terus berkembang di kawasan Asia.

President Greater China and Managing Director Asia Royal Caribbean, Ben Bouldin, mengatakan hasil survei memperlihatkan wisatawan semakin ingin menggunakan waktu liburan mereka secara maksimal. Keinginan itu mencakup kunjungan ke destinasi terkenal, perjalanan keluarga, hingga menikmati proses perjalanan sebagai bagian dari pengalaman. "Hal yang paling menarik perhatian kami dari hasil survei ini adalah betapa wisatawan ingin memaksimalkan waktu mereka saat menjelajahi Eropa," ujar Bouldin.

Menurut dia, wisatawan semakin mencari perjalanan yang lebih mudah, kaya pengalaman, serta mampu menghadirkan unsur petualangan tanpa terlalu banyak mengurus perpindahan perjalanan. Bouldin juga menyebut kehadiran Legend of the Seas menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya konsep liburan Icon Class dibawa ke Eropa. "Legend of the Seas menandai momen penting, di mana untuk pertama kalinya kami menghadirkan pengalaman liburan Icon Class ke Eropa," katanya.

Italia Jadi Destinasi Eropa Paling Diminati

Survei yang sama menunjukkan Italia menempati posisi teratas dalam daftar negara Eropa yang paling ingin dikunjungi responden dari lima pasar Asia. Sebanyak 47 persen responden memilih Italia, kemudian Inggris Raya 43 persen, Prancis 41 persen, dan Spanyol 33 persen. Minat terhadap setiap negara juga berbeda berdasarkan asal wisatawan, dengan responden India menunjukkan ketertarikan paling tinggi terhadap Italia sebesar 51 persen.

Sementara itu, wisatawan Filipina menjadi kelompok dengan minat terbesar terhadap Spanyol, yakni mencapai 43 persen. Kapal pesiar Eropa juga menarik perhatian orang yang sebelumnya sudah pernah melakukan perjalanan di kawasan tersebut. Sebanyak 80 persen responden yang pernah mengunjungi Eropa menyatakan tertarik mengikuti perjalanan kapal pesiar yang menghubungkan beberapa destinasi dalam satu rangkaian liburan.

Minat yang tinggi juga terlihat pada kelompok keluarga muda, terutama orang tua yang bepergian bersama anak. Sebanyak 81 persen orang tua dengan anak berusia di bawah 18 tahun menyatakan tertarik menggunakan kapal pesiar untuk mengunjungi beberapa destinasi di Eropa. Menariknya, kapal pesiar menempati urutan pertama sebagai moda transportasi pilihan untuk berpindah antardestinasi di Eropa dalam survei tersebut.

Sebanyak 26 persen responden memilih kapal pesiar, mengungguli kereta, penerbangan jarak pendek, mobil pribadi, serta bus atau bus pariwisata. Data itu memperlihatkan bahwa pilihan transportasi wisatawan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan mencapai tujuan berikutnya. Pengalaman selama perjalanan mulai menjadi bagian yang dipertimbangkan, terutama ketika wisatawan memiliki waktu terbatas tetapi ingin mendatangi banyak lokasi.

Di lima negara yang menjadi lokasi survei, sebanyak 89 persen wisatawan menyatakan tertarik dengan hiburan selama berada di kapal. Sementara itu, 85 persen responden tertarik terhadap kombinasi aktivitas rekreasi, pengalaman seru, serta fasilitas untuk bersantai selama pelayaran. Salah satu fasilitas yang paling menarik perhatian responden adalah America's Got Talent LIVE on Legend of the Seas dengan angka minat sebesar 39 persen.

Pertunjukan tersebut akan menjadi versi panggung America's Got Talent pertama di laut dengan berbagai aksi dari performer yang berasal dari ekosistem Got Talent. Fasilitas Surfside Neighbourhood menempati posisi berikutnya dengan minat sebesar 38 persen. Area itu dirancang khusus bagi keluarga dengan anak usia dini dan dilengkapi Splashaway Bay kids aquapark, area bermain dengan dinding panjat, serta restoran keluarga Pier 7 dan Surfside Eatery.

Sementara itu, sebanyak 33 persen responden tertarik terhadap Category 6 Waterpark yang berada di kawasan Thrill Island. Royal Caribbean menyebut fasilitas tersebut sebagai waterpark terbesar di laut dan menjadikannya salah satu atraksi utama di kapal Icon Class terbaru tersebut. Ragam atraksi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda selama pelayaran.

Kuliner Jadi Bagian Penting Perjalanan

Selain destinasi dan hiburan, pengalaman kuliner juga menjadi salah satu pertimbangan wisatawan selama perjalanan kapal pesiar Eropa. Survei menunjukkan wisatawan tertarik terhadap konsep makan yang tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga pengalaman tematik selama berada di atas kapal. Royal Railway – Legend Station menjadi pengalaman kuliner yang paling ingin dicoba responden dengan persentase 23 persen.

Konsep tersebut menggunakan gerbong kereta berukuran nyata dan menawarkan pengalaman bersantap lima hidangan yang mengambil inspirasi perjalanan menyusuri Jalur Sutra kuno. Restoran Chops Grille berada di posisi berikutnya dengan tingkat ketertarikan 19 persen. Steakhouse khas Royal Caribbean tersebut menyediakan pilihan daging premium, makanan laut segar, berbagai hidangan pendamping klasik, serta pilihan menu brunch.

Sebanyak 15 persen responden tertarik mencoba Hollywoodland Supper Club, konsep makan multi-hidangan yang mengambil inspirasi dari era keemasan Hollywood. Pengalaman tersebut mengombinasikan hidangan, musik jazz, koktail, serta atmosfer makan malam yang dibuat lebih formal dan teatrikal. Kombinasi destinasi, hiburan, rekreasi, dan kuliner tersebut menjadi strategi Royal Caribbean dalam memperluas pasar kapal pesiar Eropa di kalangan wisatawan Asia.

Segmen Indonesia menjadi salah satu pasar yang menarik perhatian setelah mencatat tingkat ketertarikan tertinggi dalam penelitian tersebut. Tingginya angka 82 persen menunjukkan perjalanan multikota menggunakan kapal pesiar mulai dipandang sebagai alternatif bagi wisatawan Indonesia yang ingin menjelajah Eropa. Dibandingkan berpindah penerbangan, hotel, dan membawa bagasi dari satu negara ke negara lain, pola tersebut menawarkan perjalanan yang lebih terintegrasi.

Namun, angka dalam penelitian tersebut menggambarkan tingkat ketertarikan responden dan tidak otomatis menunjukkan jumlah pemesanan perjalanan yang sebenarnya. Survei lebih menggambarkan preferensi serta persoalan yang menjadi pertimbangan wisatawan Asia ketika merancang perjalanan lintas destinasi di Eropa. Legend of the Seas sendiri akan menghadirkan perjalanan Mediterania dari Barcelona dan Roma atau Civitavecchia dengan menghubungkan sejumlah destinasi populer di kawasan tersebut.

Pemesanan perjalanan dengan kapal tersebut kini telah dibuka melalui kanal resmi Royal Caribbean. Bagi wisatawan yang terbiasa merencanakan liburan secara mandiri, tren ini bisa menjadi pertimbangan baru. Sejumlah artikel terkait tren gaya hidup dan wisata juga tersedia untuk melengkapi wawasan pembaca.

[ META_DESCRIPTION] Survei YouGov dan Royal Caribbean sebut 82 persen wisatawan Indonesia tertarik jelajahi Eropa lewat kapal pesiar, tertinggi di Asia.