Technologue.id, Jakarta – Belum lama, Snap Inc. memutuskan untuk go public. Perusahaan yang membawahi Snapchat tersebut menargetkan mampu mendulang Rp 40 triliun dari para investor.

Namun, jalan yang harus dilalui Evan Spiegel cs mungkin sedikit lebih berat. Pasalnya, sebagai perusahaan digital yang pemasukan terbesarnya berasal dari iklan, Snapchat mendapat tantangan hebat dari Instagram.

Menurut survei yang dipublikasikan RBC Capital Markets, mayoritas responden yang terdiri dari 1.600 advertiser dan marketer ternyata lebih tertarik membelanjakan uangnya ke Instagram. Ketika ditanya platform mana yang Anda favoritkan untuk beriklan, hampir 65 persen di antara mereka menyebut medsos milik Facebook Inc. tersebut. Sebaliknya, mengutip VentureBeat (14/03/17), kurang dari 40 persen saja yang memilih Snapchat.

Fenomena ini tentu menjadi pelajaran tersendiri bagi tim Snap Inc. Sebab, para advertiser dan marketer tersebut menilai engagement user Snapchat sekarang telah menurun. Pengguna aktif hariannya di tahun 2016 pun tak bertambah secara signifikan lagi.

Di sisi lain, Instagram dinilai lebih representatif untuk mengenalkan atau memasarkan produk dan jasa. Anggapan itu meningkat setelah mereka bisa menduplikat fitur Stories khas Snapchat, sehingga fitur mereka kian lengkap.

Kira-kira, inovasi macam apa ya yang akan dilahirkan Snap Inc. untuk terus memajukan Snapchat ke depannya?

 

Baca juga:

Snapchat Sedang Pusing Tujuh Keliling Tuh

Coba Tebak, Snapchat Lebih Populer di Pengguna Android atau iOS?

Snapchat Kini Milik Bersama