Technologue.id, Jakarta – Artificial Intelligence (AI) kembali menunjukkan keandalannya dalam menjalankan aktivitas layaknya manusia. Setelah AlphaGo, yakni AI buatan DeepMind yang berhasil mengalahkan dua grandmaster catur Go, kali ini giliran bot bikinan OpenAI yang unjuk gigi.

Dalam turnamen tahunan Valve DOTA 2, AI tersebut berhasil mengalahkan Danylo “Dendi” Ishutin dalam live match 1-vs-1. Tak tanggung-tanggung, dua kali pemain DOTA 2 profesional itu dipecundangi bot tersebut.

Baca juga:

Bagaimana Hacker Kriminal Dapat Uang Banyak?

Dari penjelasan TheVerge (11/08/17), kendati demonstrasi itu menggunakan gameplay yang masih terbatas, strategi bot tersebut dipandang sudah mirip dengan apa yang biasa dilakukan pemain real human. Dendi bahkan cukup terkejut dan tak percaya ia kalah dari bot.

Sekadar informasi, OpenAI adalah startup yang digagas oleh Elon Musk, CEO Tesla sekaligus SpaceX. Misi OpenAI cukup unik, yakni mengembangkan AI yang “baik” atau tidak menimbulkan kekacauan dan merugikan manusia.

Baca juga:

Ternyata, Bill Gates Juga Hobi Blusukan! Ini Buktinya!

Pasca berhasil unjuk gigi, Musk pun menyombongkan perolehan bot tersebut. Menurutnya, kemampuan AI dari startup-nya lebih baik daripada karya Google dan DeepMind.

Baca juga:

Microsoft Surface Kehilangan Kepercayaan dari Konsumen

Melalui akun Twitter pribadinya, Musk bercuit (12/08/17), “OpenAI untuk pertama kalinya mengalahkan pemain terbaik di kompetisi eSport dunia. Permainan yang sangat lebih kompleks daripada board game tradisional seperti chess & Go.”