Alasan Harga Samsung Galaxy S8 Mahal

Samsung Galaxy S8 (source: Samsung)

Technologue.id, Jakarta – Resmi, akhirnya flagship teranyar Samsung tersedia juga di Indonesia. Oleh produsennya, ponsel berjuluk Galaxy S8 itu dijual seharga Rp10.499.000 per unit. Sedangkan saudaranya, Galaxy S8 Plus, hanya akan dilepas jika Anda menyerahkan mahar senilai Rp11.999.000.

Jika dibandingkan dengan seri Galaxy S7 yang masuk ke Indonesia tahun lalu, banderol untuk Galaxy S8 memang lebih tinggi. Ya, Februari 2016, Samsung cuma memperkenalkan Galaxy S7 dan S7 Edge dengan Rp9.000.000 dan Rp10.499.000 juta saja.

Sebenarnya, apa yang membuat harga jual Galaxy S8 lebih mahal dari kakaknya?

Argumentasi yang sangat mungkin muncul pertama kali adalah fitur-fitur di Galaxy S8 yang lebih mutakhir. Di handset tersebut, Anda bisa menemui asisten virtual yang baru disediakan oleh Samsung bernama Bixby, layar sentuh yang meng-cover lebih luas permukaan depan ponsel, hingga dual-pixel camera.

Namun, laporan dari IHS Markit turut memperkuat mengapa banderol Galaxy S8 lebih tinggi, yaitu karena material sekaligus ongkos produksinya juga mahal. Dibandingkan sejumlah smartphone premium sebelumnya, termasuk iPhone 7 dan Galaxy S7 Edge sendiri, diperlukan sekitar Rp4 jutaan untuk membikin satu unit Galaxy S8. Sementara iPhone 7 hanya Rp3 jutaan dan S7 Edge tak sampai Rp4 juta.

Harga material dan pembuatan smartphone premium terkini (source: Statista)

Praktis, data yang dipaparkan oleh Statista ini menjelaskan bahwa Samsung Galaxy S8 menjadi ponsel termahal saat ini. Menurut Anda, harga jual Samsung Galaxy S8 tetap kemahalan atau sudah pantas?

 

Baca juga:

Galaxy S8 dan S8 Plus Resmi Mendarat di Indonesia

Q1 2017, Samsung dan Apple Kalah dengan Merek Tiongkok

Apple Bakal Jiplak Samsung Galaxy S8?