Technologue.id, Jakarta – Kurang spektakulernya popularitas dan penjualan iPhone 6s, 6s Plus, dan iPhone SE menjadikan beban tersendiri bagi iPhone 7 (atau iPhone generasi selanjutnya). Banyak yang memprediksi masa jaya iPhone telah lewat, alhasil iPhone yang dirilis tahun ini tak akan punya peluang besar untuk mengikuti jejak kesuksesan pendahulunya.

Namun, Tim Long punya pendapat sendiri. Analis BMO Capital Markets itu meraalkan iPhone 7 mampu mendongkrak penjualan iPhone bahkan mempengaruhi konsumen untuk memperbarui handset Apple-nya.

Alasannya sederhana saja. Mengutip BGR.com (8/6/16), Tim memperkirakan saat ini ada sekitar 120 juta Apple fan boy yang perlu meng-upgrade perangkatnya. Sebab, mereka ini masih menggunakan iPhone 5s atau yang lebih lama. Kebetulan, populasi pengguna iPhone lawas mendekati peluncuran iPhone 7 ini lebih banyak dibanding ketika iPhone 6 dan 6s akan diluncurkan tahun lalu.

Dari data itu, Tim pun yakin iPhone 7 bakal mengembalikan kejayaan Apple di pasar smartphone. Walau iPhone next-gen nanti semisal tidak mengusung fitur revolusioner, tetapi kebutuhan konsumen untuk update OS dan aplikasi terbaru sangat mungkin mendorong mereka membeli iPhone 7.