Aplikasi Kesehatan Halodoc Luncurkan Versi 2.0, Apa Kelebihannya?

Aplikasi Halodoc 2.0 diresmikan (source: Technologue.id / Rachma Muthalib)

Technologue.id, Jakarta – Halodoc kemarin (16/05/17) resmi meluncurkan aplikasi versi terbarunya yang telah terintegrasi dengan layanan kontak dokter dan pesan antar kebutuhan medis. Lalu, fitur-fitur apa saja yang ada? Adakah kelebihan versi terbaru Halodoc yang kini telah berkolaborasi dengan aplikasi Go-Jek?

Perbedaan mendasarnya, Halodoc 2.0 telah menghadirkan pengalaman yang lebih baik dari sisi penggunaan aplikasi. Contohnya, kalau dulu proses pemesanan sekiranya membutuhkan waktu sampai 40 menit, tapi sekarang mereka mengklaim dalam 30 detik saja konsumen bisa langsung tahu berapa harga dan ketersediaan obat.

Menurut Jonathan Sudharta, CEO dan Founder Halodoc, pihaknya ingin menyederhanakan akses kesehatan untuk siapa pun dan di mana pun. Untuk bisa berhubungan dan berkonsultasi dengan dokter dari umum hingga yang punya spesialisasi khusus atau membeli kebutuhan medis, Halodoc memfasilitasi itu lewat smartphone.

“Masyarakat tidak perlu bingung lagi saat ingin mendapatkan pertolongan pertama atau berdiskusi mengenai kondisi kesehatannya. Masyarakat juga bisa dengan mudah membeli kebutuhan medis di berbagai apotek terpercaya yang ada di jaringan Halodoc, tanpa perlu keluar rumah atau kantor,” jelasnya saat media gathering (16/05/17).

Halodoc dan Go-Jek resmikan kemitraan (source: Technologue.id / Rachma Muthalib)

Selain itu, pihak Halodoc mengaku sudah melalui proses pembelajaran yang panjang dan paham betul bahwa kemacetan di kota Jakarta masih menjadi problem yang tak biasa. Di sinilah sang mitra, Go-Jek bisa berkontribusi maksimal dalam hal pengiriman obat-obatan lewat Go-Med.

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, pengguna cukup mengklik layanan Go-Med yang dapat ditemukan di aplikasi GO-JEK. Pengguna kemudian akan diarahkan secara otomatis ke layanan pharmacy delivery yang ada di aplikasi Halodoc.

 

 

Sementara, layanan ini baru ada di Jabodetabek, dengan fokus awal di Jakarta. Ke depannya secara perlahan, masyarakat di Bandung dan kota-kota besar lain yang juga termasuk wilayah operasi Go-Jek bakal bisa menikmati layanan serupa.

 

Baca juga:

11 Startup Indonesia Bakal Dibina Akselerator Silicon Valley

AyoPoligami.com, Si Medsos Jodoh Anti-Mainstream

Tanpa Modal, Bisnis Bersama Mentimun.co.id Malah Dapat Untung!