Aplikasi Snack Video Ilegal, Kata OJK

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarata – Aplikasi Snack Video dinyatakan ilegal oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara. Penetapan status ilegal ini dikarenakan aplikasi tersebut hingga sekarang belum juga memiliki izin.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Mohammad Fredly Nasution mengatakan Snack Video telah dibahas oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Dalam pembahasan, ditetapkan bahwa Snack Video merupakan aplikasi ilegal.

Baca Juga:

Salahi Aturan OJK, Kominfo Blokir TikTok Cash


“Snack Video telah dibahas dalam rapat SWI tanggal 18 Februari 2021 dan dinyatakan ilegal karena tidak ada izin dan diduga merupakan money game,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (26/2/2021).

Snack video sendiri merupakan aplikasi yang menawarkan pendapatan pada penggunanya dengan hanya menonton video. Aplikasi ini serupa dengan Tiktokcash dan Vtube yang lebih dulu dinyatakan ilegal dan kini diblokir.

Baca Juga:

Kenali Skema Bisnis VTube yang Dicap Investasi Bodong


Fredly mengimbau agar masyarakat memastikan beberapa hal sebelum berinvestasi seperti apakah pihak yang menawarkan investasi sudah dapat izin atau belum dan memastikan produk investasinya tercatat secara resmi.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk melihat apakah ada logo instansi atau lembaga pemerintah yang dicantumkan di dalamnya. Fredly juga mendorong agar masyarkaat menggunakan akal sehat atas keuntungan yang dijanjikan.

- Advertisement -

Latest News

Honor Kembali Gunakan Google Mobile Services

Technologue.id, Jakarta - Sejak memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2020 lalu membuat Huawei dan Honor tidak bisa...

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Utamakan Uji Mutu, vivo Jamin Kualitas Smartphone

Technologue.id, Jakarta - Komitmen brand smartphone vivo dalam memenuhi permintaan pasar smartphone di negeri ini tidak pernah mengendur. Hal ini dibuktikan dengan...

Related Stories