Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Apple Berencana Bikin Laptop Macbook Layar Lipat
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Kompetisi perangkat layar lipat (foldable) mulai bergeser dari smartphone ke komputer jinjing alias laptop. Setelah Asus meluncurkan lini Zenbook Fold, kini dikabarkan Apple akan menjadi produsen teknologi selanjutnya yang merilis produk serupa.

Menurut sebuah laporan dari Korea (7/7/2023), Apple sedang mengembangkan proyek laptop layar lipat. Raksasa teknologi asal Cupertino, AS, itu sedang melakukan pendekatan dengan pemasok untuk mengerjakan MacBook layar lipat.

Baca Juga:
Apple Siapkan Headset Berbasis iPhone, Alternatif Vision Pro yang Mahal?

Bila rumor ini benar, MacBook layar lipat bakal dirilis pada tahun 2026. Produsen layar Korea seperti Samsung Display dan LG Display telah banyak berinvestasi besar dalam panel OLED untuk laptop baru-baru ini, karena pasar smartphone sudah cukup jenuh.

Kedua perusahaan saat ini sedang mengkoordinasikan rencana pengembangan dan produksi untuk panel OLED yang dapat dilipat untuk laptop.

Baca Juga:
Apple Ungkap MacBook Air 15 Inci Berotak Chip M2

Menurut sumber laporan, ukuran layar yang lebih besar pasti akan lebih menguntungkan bagi pemasok panel, meskipun lebih sulit untuk mencapai kerapatan piksel yang tinggi karena semakin besar ukurannya. Tetap saja, layar lipat untuk laptop lebih menguntungkan daripada layar lipat untuk smartphone.

Pabrikan display asal Korea telah merilis laptop pertama dengan panel OLED, tetapi belum pernah mengerjakan panel OLED yang dapat dilipat. Samsung Electronics sendiri telah mengamankan hak merek dagang untuk laptop lipat.

Pemimpin saat ini di pasar laptop lipat adalah Asus. Pada September 2022, manufaktur laptop asal Taiwan ini meluncurkan laptop OLED lipat 17 inci pertama di dunia, ZenBook 17 Fold OLED. Produk tersebut dibangun dengan panel dari BOE China.

SHARE:

Turnamen Esports H3RO Buka Peluang Berkarier di Industri Gaming

Kreator Konten Mulai "Gerah" Gara-Gara Ulah Pengembang AI