Apple Berlakukan Remote Working Pada Ribuan Karyawannya

Technologue.id, Jakarta – Apple dikabarkan menginstruksikan 12 ribu karyawannya untuk bekerja di rumah. Instruksi tersebut dikeluarkan perusahaan yang dipimpin Tim Cook pada Jumat lalu.

Dilansir dari New York Post pada Sabtu (7/3/2020), ke 12 ribu karyawan tersebut merupakan yang bekerja di kantor pusat Apple di Apple Park Cupertino. Langkah ini diambil guna memerangi penyebaran virus Corona.

Baca Juga:
Waspada Corona, Karyawan Microsoft Boleh Kerja dari Rumah

Wabah Corona sendiri mengalami lonjakan di area Santa Clara County, wilayah kantor pusat Apple. Tercatat 20 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona yang membuat perusahaan mengizinkan karyawan bekerja di rumah.

Kebijakan bekerja di rumah atau remote working ini bukan hanya dilakukan oleh Apple. Google Irlandia telah meminta 8.000 karyawannya untuk bekerja di rumah lantaran penyebaran virus Corona yang kian mengganas.

Microsoft juga dikabarkan baru saja memperbaharui pedoman untuk para karyawan terkait dengan merebaknya virus asal Wuhan ini. Para karyawan Microsoft yang bekerja di Seattle atau San Francisco diperbolehkan bekerja dari rumah hingga tanggal 25 Maret 2020.

Baca Juga:
Google Instruksikan 8.000 Karyawannya Bekerja di Rumah

Sistem bekerja dari rumah sendiri sangat direkomendasikan oleh Microsoft bagi karyawan yang tak enak badan, sistem imun yang kurang baik, ataupun sempat mengadakan kontak dengan seseorang yang positif Corona.

Di Indonesia sendiri, perusahaan web-hosting asal Yogyakarta, Niagahoster berlakukan konsep yang sama. Langkah ini dilakukan guna menjaga karyawan tetap aman dan produktif di tengah wabah corona yang sudah masuk ke tanah air sejak pekan lalu.