Technologue.id, Jakarta – The Great Firewall, julukan tersebut sangat menancap pada Tiongkok. Wajar saja, kontrol ketat yang diberlakukan pemerintah setempat membuat netizen di sana perlu mencari cara alternatif untuk bisa berselancar di dunia maya dengan lebih luwes.

Namun, kini satu jalan alternatif itu sudah berkurang satu. Yang terbaru, Apple telah menghilangkan semua aplikasi VPN mayor di App Store miliknya. Padahal, aplikasi tersebut sudah membantu warganet sana untuk melompati sistem sensor dari pemerintah.

Melansir TechCrunch (29/07/17), embargo terhadap aplikasi VPN ini diklaim secara publik oleh ExpressVPN dan Star VPN. Di sisi lain, Apple tidak berkenan memberikan komentar terkait keputusannya ini.

Tampaknya, aturan ini adalah bentuk kepatuhan Apple selaku perusahaan swasta yang berminat berbisnis di China. Maka dari itu, raksasa Cupertino itu pun mau tak mau harus tunduk pada pemerintah setempat yang sebenarnya memang sudah menyatakan bahwa penggunaan VPN termasuk ilegal sedari Januari 2017.

Akan tetapi, tentu hal ini tak bisa diterima begitu saja oleh semua pihak. Para pengguna gadget Apple serta developer VPN kemungkinan besar banyak yang meradang. Sebab, tunduknya Apple pada pemerintah dinilai sebagai kemunduran dalam sejarah industri telekomunikasi di China hingga melanggar kebebasan berpendapat dan hak warga sipil untuk menikmati internet secara bebas.

Kira-kira, apakah Google akan memberlakukan aturan serupa terhadap Play Store-nya?

 

Baca juga:

Apple Siapkan Penerus iPhone SE?

Bersama Apple, Foxconn Ikut Ajukan Tuntutan Hukum Kepada Qualcomm

Apple Jalin Kesepakatan dengan Samsung untuk Produksi Chipset A12