Technologue.id, Jakarta – Kecacatan di layanan Apple ternyata sekarang berharga cukup tinggi, setelah sebelumnya raksasa Cupertino itu tidak bersedia membayar pihak-pihak yang menemukan bug dalam layanannya. Head of Apple Security, Ivan Krstic, Kamis (4/8/16) mengatakan kalau perusahaannya siap membayar hingga Rp 2,6 miliar untuk siapa saja yang bisa menemukan bug di sejumlah produknya, seperti iCloud dan firmware iOS.

“Kami dengan bangga mengumumkan program Apple security bounty,” ujar Ivan di Black Hat cybersecurity conference, Las Vegas, seperti dikutip dari CNET (4/8/16).

Apple tampaknya memulai program ini karena merasa bug di produknya semakin sulit ditemukan plus menyadari kalau pengguna iPhone mulai banyak. White hacker yang sebelumnya tak terlalu tertarik membobol iPhone karena market share-nya masih kecil dibanding Android plus sistem keamanannya yang cukup sulit ditembus pun kini bakal punya motivasi lebih. Selain mereka bisa mengantongi sejumlah uang, tentu prestise mereka akan bertambah jika berhasil menemukan bug di iOS.

Program ini juga bertujuan untuk meminimalisir kans jatuhnya informasi celah-celah produk Apple ke pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Tim Cook cs.

- Advertisement -

Sebagai awalan, Apple bakal mengundang dulu beberapa pakar keamanan untuk bergabung di program ini. Akan tetapi, mereka juga sudah merencanakan untuk membukanya pada masyarakat luas sembari meningkatkan nominal hadiahnya.

Sekadar gambaran, perusahaan teknologi lain sudah memulai dan menggalakkan sayembara untuk para pakar keamanan ini. Google, misalnya, mengaku sudah menghadiahkan sekitar Rp 7 miliaran tahun lalu untuk para penemu galat di Android. Sementara Facebook sedari 2011 silam sudah memberikan lebih dari Rp 56 miliar kepada 800 orang sedunia untuk program bug bounty ini.

Andakah white hacker yang sedang dicari Apple?

 

Baca juga:

APPLE MAU TIRU FITUR CANGGIH DI PONSEL SAMSUNG… 2 TAHUN LAGI!

SAINGI SAMSUNG, APPLE WATCH BARU RILIS 1 ATAU 2 BULAN LAGI

REKOR BARU APPLE, 1 MILIAR IPHONE TELAH TERJUAL!

Share this