Technologue.id, Jakarta – Apple mengumumkan dibukanya program bug bounty resmi dengan nomimal hadiah menggiurkan.

Program yang bersangkutan memberi iming-iming hadiah uang hingga US$ 1 juta atau lebih dari Rp 14 miliar untuk hacker atau peneliti keamanan yang berhasil menemukan celah keamanan Apple dan melaporkannya untuk diperbaiki.

Baca Juga:
Apple Ikut Proyek Berbagi Data

Angka tersebut merupakan yang terbesar dibanding tawaran perusahaan teknologi lainnya, seperti Microsoft yang memberi hadiah maksimal US$ 100.000.

Seperti dirangkum dari Reuters (9/8/2019), untuk sekarang, program perburuan bug Apple hanya terbuka untuk kalangan terbatas, yakni para peneliti kemanan yang sebelumnya sudah pernah melaporkan celah sekuriti ke Apple.

Meski begitu, Apple tak menutup kemungkinanan pihak lain bisa ikut serta, asalkan benar-benar membawa informasi yang vital.

Rencananya program bug bounty Apple bakal dimulai pada September mendatang. Besarnya hadiah yang ditawarkan berbeda-beda tergantung risiko sekuriti yang ditimbulkan oleh celah keamanan terkait.

Baca Juga:
Apple Resmi Akuisisi Bisnis Modem 5G Intel

Apple juga meluncurkan hadiah bagi penemu bug di perangkat MacOS. Selain itu mereka juga memperluas sayembara ini ke watchOS dan sistem operasi Apple TV. Dengan memasukkan sistem operasinya yang lain, Apple memperluas program bug yang pertama kali diluncurkan untuk iOS pada 2016 silam.

Produsen iPhone itu juga mengambil langkah-langkah lain untuk mempermudah penelitian, termasuk menawarkan ponsel yang dimodifikasi dengan sistem keamanannya yang dinonaktifkan.

Sebelumnya, Apple sempat memberikan penawaran serupa beberapa tahun lalu, namun dengan nominal lebih kecil yaitu US$ 200.000 atau sekitar Rp 2,6 Miliar. Namun program ini dikritik lantaran hadiah yang dinilai terlalu sedikit.