Technologue.id, Jakarta – Anda suka belanja online? Berhati-hatilah karena kemanan Anda berada dalam ancaman cyber. Dalam sebuah riset yang dilakukan Opera dengan menyelidiki 60 aplikasi belanja terpopuler di Play Store, ditemukan bahwa lebih dari setengahnya ternyata mengumpulkan data pribadi user tanpa izin.

Seperti dipaparkan dalam blog resmi perusahaan asal Norwegia itu (01/11/16), informasi pribadi yang dibagikan oleh aplikasi e-commerce tersebut antara lain: nama, lokasi, alamat e-mail, nomor telepon, hingga istilah pencarian.

Yang patut digarisbawahi, ada 12 e-commerce yang paling rajin melakukan praktik ini, termasuk Amazon. Dari klaim Opera, dua di antaranya adalah platform yang begitu populer di Indonesia, yakni BukaLapak dan OLX.

Tak sampai di sana, Opera Max turut mendeteksi kalau 96 persen dari sampel aplikasi e-commerce itu tidak menyediakan fitur enkripsi yang menyeluruh untuk menghubungkan aplikasi ke server mereka masing-masing. Tentunya hal ini bukanlah standar pengamanan user yang baik, karena privasi pembeli bisa disadap saat mereka tengah menggunakan aplikasi tersebut.

Jika Anda ingin terhindar dari bencana cyber ini, menggunakan aplikasi pengaman pun menjadi hal mutlak. Beberapa opsi yang tersedia antara lain Opera Max atau antivirus semacam Avast, 360 Security, dan lain-lain.

 

Baca juga:

DIMO GANDENG KARTUKU, BELANJA BISA CASHLESS DI KAWAN LAMA RETAIL

TAK CUMA CARI PACAR, TINDER JUGA DIPAKAI BUAT MEMILIH PRESIDEN

TAK MAU SEDOT PULSA PELANGGAN, GRAB LUNCURKAN GRABCHAT