Jakarta, Technologue.id — Amazon Web Services (AWS) mengalokasikan dana lebih dari USD 500 juta atau setara Rp8,8 triliun untuk mendukung pengembangan keterampilan cloud dan AI bagi mahasiswa di seluruh dunia. Investasi besar tersebut diwujudkan melalui program baru bernama Student Rewards di AWS Builder Center. Program ini memberi mahasiswa perguruan tinggi terverifikasi akses ke kredit AWS, pelatihan premium, hingga voucher ujian sertifikasi.
Langkah ini menegaskan komitmen AWS memperluas akses pendidikan teknologi bagi talenta muda. Di Indonesia sendiri, program pendidikan AWS telah menjangkau lebih dari 1,3 juta orang sejak 2017. Melalui Student Rewards, mahasiswa tidak hanya mempelajari teknologi cloud dan AI, tetapi juga didorong mengembangkan proyek nyata serta memperoleh keterampilan yang relevan untuk memulai karier.
“Kami mengalokasikan lebih dari USD 500 juta untuk mendukung talenta generasi mendatang di bidang cloud dan AI, dengan memberikan workshop praktik langsung, kredit cloud, dan voucher sertifikasi kepada mahasiswa di seluruh dunia agar mereka tidak hanya belajar, tetapi juga dapat berkarya,” kata Kim Majerus, Vice President of Global Education and Local Government, AWS.
Apa Saja yang Didapat Mahasiswa?
Mahasiswa berusia 18 tahun ke atas yang telah memverifikasi status pendaftarannya dan melengkapi profil di AWS Builder Center akan mendapatkan akses Skill Builder Premium selama 12 bulan. Akses tersebut mencakup lebih dari 900 kursus, lab praktik, persiapan ujian sertifikasi, serta pembelajaran berbasis game. Fasilitas ini dirancang agar mahasiswa dapat belajar secara mandiri sekaligus mengasah kemampuan teknis secara bertahap.
Selain itu, mahasiswa bisa memperoleh berbagai hadiah tambahan dengan aktif menggunakan Builder Center. Aktivitas seperti memperoleh lencana, menerbitkan artikel, memberikan komentar, dan menjaga keterlibatan di komunitas dapat membuka hadiah berikutnya. Semakin aktif berkontribusi, semakin besar peluang mahasiswa mengumpulkan beragam benefit yang tersedia.
Secara keseluruhan, nilai potensial hadiah yang dapat diperoleh mencapai USD 579 atau sekitar Rp10,2 juta per mahasiswa. Rinciannya meliputi Skill Builder Premium 12 bulan senilai USD 449 atau sekitar Rp7,9 juta. Lalu kredit AWS USD 10 setelah memperoleh 7 lencana, serta kredit AWS USD 20 setelah memperoleh 14 lencana.
Mahasiswa juga berhak mendapatkan voucher ujian AWS Foundational Certification setelah memperoleh 21 lencana. AWS menyebut total kredit AWS yang dapat diperoleh mencapai USD 30 atau sekitar Rp500 ribu, ditambah voucher sertifikasi senilai USD 100 atau sekitar Rp1,7 juta. Kombinasi ini menjadikan Student Rewards sebagai paket pembelajaran yang bernilai cukup besar bagi mahasiswa.
Baca Juga:
Bukan Hanya untuk Mahasiswa
Student Rewards dibangun di atas AWS Builder Center, sebuah komunitas yang dapat digunakan pengembang dari berbagai tingkat pengalaman. Melalui platform ini, pengembang dapat mengikuti workshop praktik langsung, membaca dan menerbitkan artikel, membagikan proyek, membuat profil publik, serta bergabung dalam Community Spaces berdasarkan topik dan wilayah. Ekosistem ini memungkinkan kolaborasi lintas latar belakang keahlian.
Mahasiswa juga dapat berinteraksi secara langsung melalui AWS Student Builder Groups. Program tersebut memiliki cabang yang dipimpin mahasiswa aktif di berbagai universitas di lebih dari 60 negara. Di dalamnya, mahasiswa dapat mempelajari teknologi cloud, mengembangkan proyek, dan meningkatkan kemampuan bersama rekan-rekan mereka.
Keberadaan komunitas ini menjadi nilai tambah karena mahasiswa tidak belajar sendiri. Mereka bisa bertukar pengalaman, mencari mentor, hingga membangun portofolio bersama. Hal ini sejalan dengan tren pembelajaran teknologi yang semakin mengedepankan kolaborasi dan praktik langsung.
Bagaimana Cara Mendapatkan Student Rewards AWS?
Mahasiswa perlu melakukan verifikasi status melalui SheerID, yang menurut AWS biasanya dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Setelah status terverifikasi, mahasiswa harus melengkapi profil di AWS Builder Center untuk memperoleh akses Skill Builder Premium selama satu tahun. Proses ini relatif sederhana dan bisa dilakukan secara online.
Selanjutnya, mahasiswa dapat aktif di Builder Center, termasuk menerbitkan artikel dan memberikan komentar. Aktivitas tersebut akan membantu mereka memperoleh lencana yang kemudian dapat membuka hadiah tambahan. Semakin konsisten berpartisipasi, semakin cepat pula berbagai benefit bisa diklaim.
Bagi mahasiswa yang ingin memperluas wawasan digital, keterampilan cloud dan AI kini menjadi bekal penting di dunia kerja. Selain program AWS, ada baiknya juga mengenal beragam alat berbasis kecerdasan buatan, seperti panduan Cara Menggunakan Muse yang bisa membantu menyelesaikan tugas secara mandiri.
AWS Sudah Latih 1,3 Juta Orang di Indonesia
Program Student Rewards menjadi bagian dari investasi pendidikan AWS yang lebih luas di berbagai negara. Di Indonesia, AWS menyatakan telah melatih lebih dari 1,3 juta orang sejak 2017 melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan keterampilan. Angka tersebut menunjukkan penetrasi AWS yang cukup dalam di pasar Tanah Air.
Program tersebut mencakup Terampil di Awan, Amazon Girls' Tech Day, Think Big Space, AWS Educate, AWS Academy, Skill Builder, hingga re/Start bagi masyarakat yang ingin beralih karier. Ragam inisiatif ini menyasar kelompok yang berbeda, mulai dari pelajar, perempuan, hingga profesional yang hendak berganti bidang.
Pada tahun ini, AWS juga menjalankan IndonesiapandAI, kursus gratis mengenai cloud dan AI generatif dalam bahasa Indonesia. Ada pula MAIN (Mastering AI for Nation-building), program akselerator karier selama lima bulan yang berfokus pada keterampilan AI praktis dan siap kerja bagi kaum muda. Keduanya memperkuat ekosistem talenta digital nasional.
Berbagai program tersebut turut mendukung target Indonesia untuk memiliki 12 juta pekerja digital pada 2030. Dengan alokasi dana besar dan jangkauan global, Student Rewards diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk membangun karier di bidang cloud dan AI. Informasi lebih lanjut dapat diakses langsung melalui platform AWS Builder Center.