Technologue.id, Jakarta – Layanan berlangganan tiket MoviePass secara resmi ditutup pada 14 September lalu. Hal tersebut disampaikan melalui email ke pelanggan dan juga secara terpisah diumumkan dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh perusahaan induk Helios & Matheson.

Melansir The Verge, Sabtu (14/9), dalam pengumuman yang dikirim melalui email tersebut, Helios & Matheson memberi tahu pelanggan bahwa mulai hari ini, Sabtu 14 September, layanan tersebut tidak akan lagi beroperasi.

“Pada 13 September 2019, MoviePass memberi tahu pelanggannya bahwa akan ada gangguan layanan MoviePass untuk semua pelanggannya pada 14 September 2019, karena upayanya untuk merekapitalisasi MoviePass belum berhasil hingga saat ini,” ujar Helios & Matheson dalam sebuah keterangan.

Sebelum memutuskan untuk mengakhiri layanan tersebut, perusahaan kabarnya telah melakukan pemecatan terhadap beberapa karyawannya, termasuk tim yang bertanggung jawab atas kemitraan perusahaan dengan pebisnis bioskop.

Lebih lanjut, perusahaan menyatakan masih melakukan upaya untuk mencari dana guna mengembalikan MoviePass, akan tetapi belum dapat dipastikan apakah layanan MoviePass akan berlanjut atau tidak.

Perusahaan juga mengatakan, tidak ada jaminan bahwa dana tersebut akan diperoleh sesuai dengan perencanaan yang ditargetkan oleh komite.

Komite tersebut merupakan para peninjau strategis yang baru dibentuk dan terdiri dari para direktur dewan Helios dan Matheson yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, meninjau, dan mengeksplorasi semua alternatif strategis serta finansial untuk menyelamatkan perusahaan.

Nama baik perusahaan asal Amerika Serikat itu juga sempat tercoreng di bulan Juli lalu akibat telah mengekspos puluhan ribu nomor kartu pelanggan dan kartu kredit pribadi karena server kritis tidak dilindungi dengan kata sandi.

Banyak catatan adalah pesan logging yang dihasilkan komputer yang biasa digunakan untuk memastikan jalannya layanan – tetapi banyak juga yang menyertakan informasi pengguna yang sensitif, seperti nomor kartu pelanggan MoviePass.

Kartu pelanggan MoviePass ini seperti kartu debit normal: kartu ini dikeluarkan oleh Mastercard dan menyimpan saldo tunai, yang dapat digunakan pengguna yang mendaftar ke layanan berlangganan untuk membayar untuk menonton katalog film. Alhasil dikabarkan banyak pengguna yang berpindah layanan yang dianggap lebih aman.