Telkomsel Dorong Ekosistem Kreator AI lewat AI Cinefest 2026FiberHome Dorong Modernisasi Infrastruktur ISP di HUT APJII ke-30Pengguna macOS Lebih Rentan Mengalami Insiden Keamanan SiberGoogle Wallet Kini Punya Fitur Kirim Uang untuk AnakGoogle Buka Pengembangan Model AI WeatherNext untuk PenelitianIndosat dan NVIDIA Luncurkan Zankore, Platform AI Raksasa di Asia-PasifikXiaomi TV S Mini LED 2026 Meluncur di Indonesia, Kini Hadir hingga Ukuran 98 InciGoogle Mulai Hentikan Google Assistant pada 4 SeptemberDTI-CX 2026 Resmi Digelar, Perkuat Ekosistem Transformasi Digital NasionalPeneliti Temukan Celah Keamanan di Apple Private Relay
📱 Baca Lebih Cepat di AplikasiPasang Technologue langsung dari browser — tanpa Play Store!
Technologue.id, Jakarta - Galaxy Fold adalah salah satu smartphone yang terbilang cukup revolusioner buatan Samsung. Dan dikarenakan menggunakan layar yang bisa dilipat, mereka memastikan bahwa kualitasnya pun harus tetap terjaga meski layarnya dilipat berkali-kali.
Mengutip dari TheVerge (27/03/19), baru-baru ini Samsung mengupload sebuah video berdurasi singkat melalui channel resminya, Samsung Newsroom di YouTube yang memperlihatkan pengujian layar smartphone Galaxy Fold.
Dari video yang berdurasi 34 detik tersebut, terlihat sederetan smartphone Samsung Galaxy Fold yang masing-masing diletakkan di atas sebuah mesin mekanik. Mesin tersebut secara otomatis akan membuka dan menutup lipatan layar dari smartphone tersebut berkali-kali dengan kecepatan tertentu.
Walaupun tidak disebutkan berapa kali layar Galaxy Fold dilipat dan dibuka, melalui video tersebut tampaknya Samsung ingin memamerkan bahwa smartphone tersebut memiliki layar yang tangguh dan tidak akan bengkok ketika diuji coba (stress test) dengan skenario tersebut.
Sebelumnya, Samsung sendiri sempat menjanjikan bahwa layar pada Galaxy Fold setidaknya bisa bertahan hingga 200.000 kali lipatan. Itu artinya, jika pengguna melipat dan membuka layar tersebut selama 100 kali sehari, layar dapat tahan hingga 5 tahun.