Salary Pulse: Kepuasan Gaji Terbukti Dorong Kinerja dan Loyalitas KaryawanEricsson: Era AI Bakal Ubah Cara Kerja Jaringan Seluler, Pelanggan 5G Tembus 3 MiliarSistem Autopilot Tesla Tabrak Rumah di Texas, Satu Orang TewasMeta Hentikan Sementara Program Pelatihan AI Setelah Data Sensitif Karyawan BocorToy Story 5 Cetak Rekor Box Office di Pekan PerdanaTak Bisa Internet sampai SMS, Warganet Mengeluh Sinyal Indosat LeletPolymarket Bayar Kreator untuk Sebarkan Video Taruhan Menyesatkan di TikTokA10 Networks Akuisisi TrojAI untuk Perkuat Keamanan AI dan Perlindungan Agen OtonomSailPoint Akuisisi Entro, Perkuat Keamanan Identitas Era AIRentan Disusupi, Apple Tak Bisa Perbaiki Celah Keamanan iPhone Lama
Technologue.id, Jakarta - Galaxy Fold adalah salah satu smartphone yang terbilang cukup revolusioner buatan Samsung. Dan dikarenakan menggunakan layar yang bisa dilipat, mereka memastikan bahwa kualitasnya pun harus tetap terjaga meski layarnya dilipat berkali-kali.
Mengutip dari TheVerge (27/03/19), baru-baru ini Samsung mengupload sebuah video berdurasi singkat melalui channel resminya, Samsung Newsroom di YouTube yang memperlihatkan pengujian layar smartphone Galaxy Fold.
Dari video yang berdurasi 34 detik tersebut, terlihat sederetan smartphone Samsung Galaxy Fold yang masing-masing diletakkan di atas sebuah mesin mekanik. Mesin tersebut secara otomatis akan membuka dan menutup lipatan layar dari smartphone tersebut berkali-kali dengan kecepatan tertentu.
Walaupun tidak disebutkan berapa kali layar Galaxy Fold dilipat dan dibuka, melalui video tersebut tampaknya Samsung ingin memamerkan bahwa smartphone tersebut memiliki layar yang tangguh dan tidak akan bengkok ketika diuji coba (stress test) dengan skenario tersebut.
Sebelumnya, Samsung sendiri sempat menjanjikan bahwa layar pada Galaxy Fold setidaknya bisa bertahan hingga 200.000 kali lipatan. Itu artinya, jika pengguna melipat dan membuka layar tersebut selama 100 kali sehari, layar dapat tahan hingga 5 tahun.