Begini Cara XL Bangun Desa Digital di Indonesia

Technologue.id, Jakarta – Demi terus mewujudkan ekonomi digital di Indonesia, PT XL Axiata bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar program yang bernama XL Xmart Village 3.0 (23/11/16), yang bertujuan untuk menciptakan standar baru pembangunan desa digital di Indonesia.

“Pada Xmart Village 3.0, kami mengembangkan solusi-solusi yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat dan mengajak masyarakat manfaatkan teknologi digital secara positif. Program ini menyasar kebanyak aspek, seperti ekonomi, dan pariwisata. Kami juga berupaya meningkatkan minat baca, kesehatan, budaya hingga administrasi desa,” ujar Joseph Lumban, di acara peluncurah XL Xmart Village.

Sederet program yang diinisiasi oleh XL Xmart Village 3.0 adalah Taman bacaan untuk digitalisasi bagi 320 anak di desa agar dapat menikmati buku dalam format digital. Program bacaan digital ini termasuk taman bacaan digital pertama di Indonesia yang berada di desa.

Selain itu, fasilitas digital lain dilengkapi juga dengan perangkat Virtual Reality (VR). Perangkat VR ini ditunjang dengan sejumlah aplikasi yang sesuai dengan program internet sehat seperti program Melek Internet dari XL.

Sebagai geomapping wilayah desa bertujuan untuk panduan lokasi wisata melalui teknologi video 360 yang menyajikan pengalaman berkeliling desa dengan headset VR dan SMS Blast ke wilayah potensial.

Sedangkan program lainnya yaitu Smart toilet, program ini sudah diujicobakan di desa Cibeusi dan framerwork yang disusun sesuai arahan dari pihak ITB. Selain itu desa kawasan Cibeusi dan Batu Loceng, dilengkapi oleh XL berupa alat bantu promosi berupa website yang isinya beragam info mengenai desa.

Xl juga memberikan pelatihan bagi ibu-ibu wirausaha di desa untuk membudayakan internet sehat dengan memperkenalkan dunia e-commerce. Pelatihan ini bermanfaat karena dapat menjangkau pasar semakin luas dan diharapkan peranan wanita dalam kontribusi terhadap ekonomi di desa.

Sejak diluncurkannya program Xmart Village 3.0, maka setelah desa Cibeusi dan Batu Loceng akan masuk ke masa pendampingan dimana solusi-solusi dibawa akan dimonitor kembali agar dapat disesuaikan dan ditingkatkan. Terlebih masukan dari masyarakat desa mengenai solusi yang dihadirkan, akan menjadi poin penting pada program Xmart Village berikutnya.

Baca Juga:

Telkomsel Fokus Tingkatkan Konten Digital di Natal dan Tahun Baru 2017

Apple Daftar Paten iPhone Mampu di Lipat

Baterai ini Mampu Mengisi Daya Dalam Hitungan Detik

Recent Articles

Presiden AS Putuskan Blokir WeChat

Technologue.id, Jakarta - Ancaman pemblokiran terhadap aplikasi populer asal China oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bukan hanya mendera TikTok saja....

Xiaomi Kembangkan Ponsel dengan Layar yang Bisa Dibongkar-Pasang

Technologue.id, Jakarta - Xiaomi tidak henti-hentinya melakukan inovasi. Setelah banyak meluncurkan beragam ponsel pintar, kali ini raksasa teknologi asal China itu dikabarkan...

Samsung Dirikan Test Center Covid-19 di Korea Selatan

Technologue.id, Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 hingga saat ini masih dirasakan oleh berbagai pihak, tak terkecuali oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan,...

Karyawan Microsoft Kembali ke Kantor Awal 2021

Technologue.id, Jakarta - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang harus mengubah kebiasaannya untuk tetap bekerja di rumah demi keamanan dan kesehatan masing-masing. Karyawan...

WhatsApp Kenalkan Fitur Search The Web, Bisa Tangkal Hoaks!

Technologue.id, Jakarta - WhatsApp baru saja memperkenalkan fitur baru bernama "Search The Web". Fitur ini diklaim dapat memudahkan pengguna dalam memverifikasi konten...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here