Begini Ramalan Mengerikan dari Pendiri Alibaba

Jack Ma, founder Alibaba (source: SCMP.com)

Technologue.id, Jakarta – Nama Jack Ma sekitar lima tahun terakhir mendadak populer. Hal tersebut tak mengherankan, karena perusahaan yang ia kembangkan, Alibaba Group, semakin hari semakin besar dan mampu melebarkan sayapnya.

Sebagai pebisnis yang pengalaman serta kesuksesannya sudah diakui, perkataan Jack menjadi sedikit lebih sakral. Yang terbaru, pria yang dua tahun lalu masuk daftar orang paling berpengaruh di dunia versi Forbes itu memprediksi dunia ke depannya bakal semakin menyeramkan.

“30 tahun mendatang, penderitaan di dunia ini akan lebih besar daripada kebahagiaan,” kata Jack di panggung konferensi pengusaha di Tiongkok akhir pekan lalu. Mengutip VentureBeat (24/04/17), lelaki 52 tahun itu memandang konflik sosial sebagai ancaman bagi beragam industri.

Jikalau merujuk pada gagasanya yang ia sampaikan tahun lalu, masalah ini sangat mungkin diatasi oleh kemajuan teknologi. Kata Jack, penerapan teknologi baru bisa berdampak baik pada masyarakat, tetapi tak bisa instan. Diperlukan puluhan tahun agar teknologi baru bisa membantu sampai masyarakat mengadopsinya secara luas.

Alibaba Group sendiri saat ini termasuk pemain besar di bisnis digital. Berdiri sejak 1999, Alibaba kini mempekerjakan lebih dari 36 ribu pegawai. Produk Alibaba pun telah menyentuh banyak segmen, mulai dari Alipay, yaitu sistem pembayaran online, Taobao, marketplace bersistem consumer-to-consumer, sampai UCWeb yang belakangan populer di Indonesia dan Lazada Group yang diakuisisi tahun lalu.

 

Baca juga:

Shopee: Kami Meneladani Ibu Kartini

E-commerce Gogobli Hadir, Andalkan Keaslian Produk Kesehatan dan Kecantikan

Tanpa Modal, Bisnis Bersama Mentimun.co.id Malah Dapat Untung!