Begini Solusi Mahasiswa ITB untuk Berantas Hoax

Tim Cimol, kreator Hoax Analyzer, sebagai pemenang Imagine Cup 2017 Indonesia (source: Microsoft)

Technologue.id, Jakarta – Peredaran berita bohong alias hoax belakangan menjadi sangat marak. Hal ini faktanya tak cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara maju seperti Amerika Serikat dan Jerman.

Mirisnya, media sosial yang platformnya dipakai untuk distribusi penyebaran hoax belum punya solusi konkret dan bisa digunakan secara masif.

Akan tetapi, tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengatasnamakan diri sebagai tim CIMOL menawarkan tool untuk meredam sebaran hoax ini. Namanya Hoax Analyzer.

Hoax Analyzer sendiri adalah sebuah aplikasi berbasis website yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan pengecekan validitas informasi yang tersebar di internet. Adinda Budi Kusuma Putra dan rekannya di tim CIMOL memanfaatkan teknologi NLP dan Machine Learning untuk memproses teks input dan mengklasifikan apakah suatu berita tergolong fakta atau hoax.

Perlu Anda ketahui, berkat Hoax Analyzer-nya, tim CIMOL berhasil lolos ke babak final Microsoft Imagine Cup 2017 tingkat Asia Tenggara. Mereka telah mengalahkan 521 mahasiswa lain dari berbagai daerah di Indonesia yang juga punya target yang sama. Adinda Budi cs akan berangkat ke Manila, Filipina, tanggal 23 sampai 26 April untuk berkompetisi dengan para pemenang dari negara ASEAN lain.

Jika tim CIMOL bisa terus melaju, maka mereka berpeluang memenangkan World Final Microsoft Imagine Cup 2017 yang dihelat di Seattle, Amerika Serikat, Juli 2017 mendatang. Hadiah yang ditawarkan untuk pemenang utamanya amat fantastis secara nominal, yaitu uang tunai sebesar Rp 1,3 Miliar dan layanan Microsoft Azure senilai Rp 1,6 Miliar.

Mari doakan yang terbaik bagi tim CIMOL agar bisa mengharumkan nama Indonesia!

 

Baca juga:

10 Juta Orang Kini Jadi ‘Tumbal’ Microsoft

Microsoft Suruh Mahasiswa S3 Main Minecraft, Lho?

Mau Kerja di Google, Apple, Atau Microsoft? Kuasai Dulu Skill Ini!