Technologue.id, Jakarta – Pernah dengar kata root? Itulah kata lain untuk proses memasuki kontrol subsistem Android demi mendapatkan kuasa yang lebih tinggi dibanding user standar. Walau sangat mungkin merusak software ponsel karena masuk lewat jalur ilegal, root juga punya beberapa guna, misalnya untuk meningkatkan performa ponsel serta memindahkan aplikasi ke memori eksternal.

Namun, konsekuensi berat lainnya adalah garansi toko atau pabrik dari smartphone yang sudah di-root bakal hangus. Ini tentunya menjadi nilai minus bagi tangan kedua, semisal handset tersebut dijual atau berpindah tangan dalam masa yang masih terlindungi oleh garansi.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah ponsel Android yang mungkin sedang Anda genggam sekarang itu telah di-root?

Gampangnya, smartphone Android yang sudah di-root umumnya memiliki program yang mengontrol root access. Periksa saja deretan aplikasi yang sudah ter-install, semisal ada aplikasi sejenis SuperSU, ada kans gadget itu sudah di-root oleh pemilik sebelumnya.

Selain cara termudah itu, Anda juga bisa melakukan cara lain, seperti meminta bantuan aplikasi root checker. Salah satu yang pernah dicoba redaksi adalah Root Checker. Dengan aplikasi ini, Anda hanya perlu mengetuk opsi ‘Verify Root’ di tampilan utamanya untuk mengetahui apakah sebuah perangkat sudah di-root atau belum.

Ketika muncul notifikasi seperti berikut, berarti ‘segel’ HP second itu masih utuh.

Ilustrasi penggunaan Root Checker (source: Technologue.id)
Ilustrasi penggunaan Root Checker (source: Technologue.id)

Itu dia cara mudah mengecek apakah perangkat Android sudah di-root atau belum versi Technologue.id. Semoga membantu!

 

Baca juga:

TRIK MEMBUKA INSTAGRAM STORIES DI LAPTOP

5 SHORTCUT RAHASIA NAN PENTING DI WINDOWS 10

CARA LANGGANAN SPOTIFY SELAMA 3 BULAN DENGAN RP 5.000 SAJA