Technologue.id – Kebayang enggak jika Anda membeli suatu barang tapi ada bagian dari perangkat lunak yang tidak bisa digunakan bila Anda tidak memperbaruinya. Dengan memperbaruinya, artinya Anda harus mengeluarkan biaya lagi.

Inilah yang dilakukan Tesla, perusahaan otomotif asal Amerika Serikat yang salah satu pendirinya adalah Elon Musk. Perusahaan ini menonaktifkan fitur autopilot mobil Model S dari Tesla dari jarak jauh ketika kendaraan itu dibeli melalui pihak ketiga.

Baca Juga:
Elon Musk Klaim Tesla Makin Ngebut Berkat ‘Plaid’

Ketika mobil itu dibeli langsung dari Tesla, maka pembeli akan memperoleh semua perlengkapan. Namun ketika mobil itu dibeli oleh pemilik barunya dari pihak ketiga, sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, Tesla menonaktifkan fitur-fitur tersebut dari jarak jauh setelah melakukan audit perangkat lunak.

Tesla sekarang memberitahu pemilik baru bahwa jika dia ingin fitur-fitur itu kembali, maka harus membayar sebesar $8.000, yang merupakan biaya dari fitur-fitur itu jika dia membelinya secara langsung dari perusahaan dan memilih untuk memasukkan upgrade tersebut.

Baca Juga:
Bos Tesla Ledek Sistem Keamanan WhatsApp

Tentu saja, hal ini menimbulkan keresahan bagi pemilik mobil Tesla Model S yang mereka beli dari pihak ketiga. Sebab mereka merasa semakin terhubung dengan pembuat mobil tersebut karena memiliki kemampuan untuk menonaktifkan fitur dari jarak jauh yang sebelumnya mungkin memerlukan akses fisik untuk melakukannya.