Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Berkah WFH, Jumlah Pengguna Telkomsel CloudX Meroket
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Platform video conference besutan Telkomsel, CloudX, melaporkan peningkatan jumlah pengguna secara signifikan sejak dirilis pada awal tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, tercatat kenaikan jumlah pengguna mencapai ribuan persen selama masa physical distancing untuk mencegah penularan virus corona.

"Sejak pandemi ini, kita mengalami peningkatan jumlah pengguna CloudX sebesar 5000 persen. Jadi memang fantastis banget. Begitu kita keluarkan sejak Januari, tapi booming-nya sejak Covid-19 ini terjadi. Perusahaan-perusahaan membutuhkan video conference," tutur Rini Apriliani, GM Corporate and Government Product Marketing Telkomsel, dalam konferensi pers online, Rabu (29//2020).

Baca Juga:
Telkomsel Jaga Keamanan Mobile Segmen Enterprise di Era Pandemi

Dengan platform buatan anak negeri ini, masyarakat bisa melakukan virtual meeting lewat video atau audio untuk bekerja dan belajar online dengan kapasitas maksimum 100 partisipan.

Bersama dengan hadirnya layanan ini, Telkomsel juga menawarkan paket data spesial CloudX berisi kuota 30 GB dengan masa aktif 30 hari. Harganya sangat murah, yaitu cuma Rp 10 dan dapat langsung diaktifkan melalui aplikasi MyTelkomsel. Penawaran ini berlaku untuk pelanggan prabayar (Simpati, Kartu As, dan Loop) dan pascabayar (KartuHalo).

Baca Juga:
Strategi Telkomsel Hadapi Ramadan dan Idul Fitri di Masa Pandemi Corona

CloudX merupakan solusi untuk pengguna Telkomsel di kalangan bisnis atau enterprise yang membutuhkan layanan office communication, seperti Virtual PABX, Contact Center, Unified Communication, dan Call Me Now. Untuk menyasar segmen retail, pihak Telkomsel masih enggan membeberkan lebih lanjut.

"Mungkin retail kita bahas selanjutnya. Kita belum bisa sampaikan apa pun mengenai produk untuk CloudX retail," tandas Rini.

SHARE:

Deretan Perempuan Punya Andil Besar dalam Pengembangan Teknologi

Free Fire Terancam Diblokir, PBESI Sarankan Batasan Usia Mengakses Game