Copyright 2022 Technologue ID. All rights reserved.

Direct

Bhinneka Persembahkan "TIMUS" untuk Jabar Command Center

byRiza Mulyawan - editorDenny Mahardy Dec 14, 2021

Technologue.id, Jakarta - Bhinneka bekerja sama dengan Diskominfo Provinsi Jawa Barat menghadirkan solusi infrastruktur, sekaligus meningkatkan keamanan kota terutama di ruang terbuka. Bhinneka memasang dua unit smart pole yang dinamai TIMUS Bhinneka (Tiang Pintar Multifungsi) di Taman Kota Lapangan Gasibu, dan GOR Saparua untuk membantu meningkatkan kualitas hidup warga kota Bandung saat beraktivitas berkat fungsi smart light, camera CCTV 360°, outdoor speaker, koneksi internet WiFi, pengisian daya USB, dan tombol panik. Hal ini senada dengan program #JabarJuara dan inovasi TIMUS Bhinneka diluncurkan bertepatan dengan penyelenggaraan Jabar Digital Service (JDS) - TechUpdate Spesial 2021 bertajuk "Sinergi Hadapi Pandemi Jabar Bangkit Lewat Inovasi".

"Penambahan smart pole semakin mempertegas fungsi dan manfaat Jabar Command Center (JCC) dalam mewujudkan provinsi digital Jawa Barat meskipun di tengah pandemi. Versalitas fungsi dan fitur dari perangkat smart pole juga sangat membantu pelayanan, kenyamanan, dan keamanan area lapangan Gasibu dan GOR Saparua. Semuanya dalam kemudahan akses satu pintu dalam Jabar Command Center. Terima kasih kepada Bhinneka atas kontribusinya sebagai perusahaan teknologi asli Indonesia, sinergi antara pelaku industri dan pemerintah ini sangat diperlukan," tutur Setiaji selaku Kepala Diskominfo Jawa Barat sekaligus Chief of Digital Transformation Office di Kementerian Kesehatan RI.

Meningkatnya kebutuhan smart city telah menghasilkan visual yang kurang tertata di berbagai jalanan kota, sehingga diperlukan menyelaraskan kebutuhan teknologi dengan rencana tata kota. Dengan keberadaan smart pole dan multiguna dalam satu tiang, hal ini secara estetika tentu lebih memperindah kota-kota itu sendiri.

TIMUS Bhinneka dengan kapabilitas IoT atau Internet of Things atap housingnya didesain senada dengan atap Gedung Sate -landmark- kota Bandung. Di dalam housingnya terdapat berbagai piranti keras yang mendukung berfungsinya semua fitur monitoring dan pengiriman data secara real-time ke gedung pusat komando Jawa Barat yang berlokasi di Gedung Sate. Data yang dikirim oleh TIMUS akan membantu pemerintah dalam mengambil keputusan strategis terhadap isu-isu perkotaan yang kompleks. Selain itu, kerusakan atau malfungsi dapat diidentifikasi dan dibenahi dari jarak jauh, tanpa perlu pengecekan fisik di lapangan; hal ini menjadi solusi bagi efisiensi operasional.

Beberapa fungsi detail TIMUS Bhinneka:

  1. Smart Lighting - Dengan teknologi LED dan pengendalian terpusat untuk tingkat kecerahan cahaya secara otomatis, termasuk waktu menyala dan mati. Ini membantu mengurangi jejak karbon dan hemat energi.
  2. Kamera 360° – Kamera pengawas 360° dilengkapi fitur People Counting, yang selain mengawasi keamanan dan ketertiban, juga termasuk mengendalikan kerumunan di dua titik fasilitas umum di jantung kota Bandung tersebut.
  3. Outdoor Speaker - Memungkinkan petugas Jabar Command Center untuk memberikan informasi secara audio ke pengguna fasum, baik dalam situasi darurat, atau pemberitahuan lainnya.
  4. Panic Button - Di dalam situasi darurat atau keadaan huru hara, pengguna fasum dapat menekan tombol panik yang terletak di TIMUS Bhinneka. Notifikasi akan muncul di Jabar Command Center dan terkirim ke petugas keamanan setempat.
  5. WiFi dan USB Mobile Charging - Untuk kenyamanan warga yang beraktivitas di fasum, TIMUS Bhinneka juga dilengkapi dengan jaringan internet nirkabel, dan terminal pengisian daya gawai.

"Di bawah Diskominfo, JDS menjadi platform tepat bagi masyarakat untuk pengembangan lebih lanjut infrastruktur seperti TIMUS Bhinneka. Kehadiran smart pole menjadi salah satu inovasi digital dan teknologi di mana data kami kumpulkan dan analisis untuk penanganan isu sosial, pandemi sehingga pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup warga Bandung, terutama dalam hal keamanan dan monitoring kerumunan untuk mencegah gelombang Covid-19 kembali." tambah Setiaji.

Fitur-fitur pada TIMUS Bhinneka ini masih dapat dikembangkan sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah dalam peningkatan layanan publik, dan perencanaan tata kota, seperti penambahan sensor untuk mengecek kualitas udara atau tingkat polusi di perkotaan. Kemudian dengan penambahan digital screen yang dapat digunakan pemerintah dalam penyampaian informasi kepada publik secara audiovisual, serta smart microphone untuk mendeteksi suara keras, seperti ledakan, tembakan, alarm mobil, dan suara lainnya yang identik dengan kejadian tertentu.

Operasional TIMUS Bhinneka terintegrasi dengan sistem di Jabar Command Center, yang sejak diresmikan pada Maret 2020 lalu, Jabar Command Center telah menjadi pusat informasi bagi masyarakat dan pembentukan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam merespons isu keseharian hingga bencana krusial.

"Sebagai perusahaan teknologi lokal yang telah melayani banyak korporasi dan pemerintah daerah, kami senantiasa menghadirkan produk dan layanan yang inovatif dan relevan dengan peningkatan layanan publik. Kami berharap TIMUS Bhinneka ini dapat dibangun di berbagai smart city lainnya di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi Pemprov Jabar dalam mewujudkan #JabarJuara lewat kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi dan data, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan menekan laju Covid-19," ujar Hendrik Tio, CEO dan Founder Bhinneka.

#SmartCity #Bhinneka #InternetOfThings(IoT) #TIMUS #SmartPole

Baca Juga