Technologue.id, Yogyakarta  – Xiaomi dikabarkan mengubah rencana peluncuran smartphone flagship generasi berikutnya. Model yang sebelumnya diprediksi menjadi perangkat paling premium, Xiaomi 18 Ultra, disebut batal meluncur pada tahun ini.

Informasi tersebut datang dari tipster Kartikey Singh melalui unggahan di X. Ia mengklaim Xiaomi hanya akan menghadirkan tiga model dalam jajaran Xiaomi 18 dan tidak akan menyertakan varian Ultra.

Jika informasi ini benar, posisi tertinggi dalam keluarga Xiaomi 18 akan ditempati oleh Xiaomi 18 Pro Max. Padahal, Xiaomi 18 Ultra sebelumnya dikabarkan bakal debut pada Desember 2026 sebagai model paling premium di lini flagship perusahaan.

Kabar mengenai pembatalan Xiaomi 18 Ultra tidak serta-merta berarti Xiaomi menghentikan pengembangan smartphone Ultra.

Penerus Xiaomi 17 Ultra masih berpotensi hadir pada tahun berikutnya. Salah satu kemungkinan yang disebut menjadi pertimbangan Xiaomi adalah meningkatnya biaya komponen memori dan penyimpanan.

Kenaikan biaya tersebut dapat mendorong produsen smartphone untuk menyesuaikan jumlah model yang diluncurkan, terutama perangkat kelas premium yang menggunakan konfigurasi memori dan penyimpanan berkapasitas besar.

Dengan melewatkan model Ultra untuk satu generasi, Xiaomi berpotensi mengurangi tekanan biaya sekaligus memusatkan strategi flagship pada model yang dianggap lebih menguntungkan.

Meski demikian, informasi ini masih sebatas rumor dari tipster. Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana jajaran Xiaomi 18 maupun nasib model Ultra.

Bukan hanya Xiaomi. Kartikey Singh juga mengklaim bahwa strategi serupa akan diterapkan vivo dan Oppo terhadap smartphone Ultra mereka yang akan datang.

Menurutnya, vivo X500 Ultra dan Oppo Find X10 Ultra kemungkinan hanya akan tersedia di pasar China dan tidak mendapatkan peluncuran global.

Jika benar, keputusan tersebut akan cukup mengejutkan mengingat generasi sebelumnya mulai memperluas kehadiran model Ultra ke pasar internasional.

vivo, misalnya, secara tradisional lebih sering menjadikan model Ultra sebagai produk eksklusif China. Pola tersebut mulai berubah ketika vivo X300 Ultra dibawa ke sejumlah pasar global.

Sementara itu, Oppo juga telah memperluas pemasaran perangkat flagship Ultra ke luar China melalui generasi sebelumnya.