Bikin Melongo, Segini Harga Data Pribadi di Dark Web

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Era digital kejahatan siber semakin marak terjadi. Salah satunya adalah penjualan data pribadi termasuk data kartu kredit, akses perbankan dan layanan pembayaran elektronik di dark web.


Data-data ini masih tetap diminati dalam satu dekade terakhir. Bagaimana tidak, data yang dijual di pasar gelap dapat digunakan untuk pemerasan, eksekusi penipuan dan skema phishing, hingga pencurian uang secara langsung.


Perusahaan keamanan siber Kaspersky menganalisis penawaran aktif di sepuluh forum dan pasar darknet internasional. Hasilnya menunjukan data pribadi dijual dengan harga yang sangat murah, yakni mulai dari US$ 50 sen.

Tabel Harga Data Pribadi di Pasar Gelap

Baca Juga:

Makin Gila, Hacker Bisa Sabotase Peneliti untuk Buat Senjata Biologis


Dmitry Galov, peneliti keamanan di Kaspersky’s GReAT mengingatkan agar selalu berhati-hari dan berusaha lebih ekstra untuk mengamankan data pribadi. Sebab menurutnya resiko sekecil apapun dapat dimanfaatkan oleh para penjahat siber.


“Dalam beberapa tahun terakhir banyak area kehidupan kita telah menjadi digital. Internet telah memberikan kita banyak hal dan sungguh ini sangat luar biasa,” ujarnya.


“Namun, kita harus pahami bahwa dunia maya dapat sangat beresiko. Mengumbar terlalu banyak hal pribadi sama saja berteriak di tempat ramai dan kita tidak tahu apa yang akan dilakukan lara pendengar,” tambahnya.

Baca Juga:

Tips Tangkal Kebocoran Data Bagi Perusahaan


Untuk dapat mejaga data pribadi dengan baik, Galov merekomendasikan langkah-langkah sebagai berikut:

– Waspadai email dan situs web phishing.

– Selalu periksa pengaturan izin pada aplikasi yang Anda gunakan, untuk meminimalkan kemungkinan data Anda dibagikan atau disimpan oleh pihak ketiga tanpa sepengetahuan Anda.

– Gunakan otentikasi dua faktor. Ingatlah bahwa menggunakan aplikasi yang menghasilkan kode satu kali (one-time code) jauh lebih aman daripada menerima faktor kedua melalui SMS. Jika Anda membutuhkan keamanan tambahan, belilah kunci 2FA perangkat keras.

– Gunakan solusi keamanan yang andal seperti Kaspersky Password Manager untuk membuat dan mengamankan sandi unik bagi setiap akun, dan menghindari penggunaan sandi yang sama berulang kali.

– Untuk mengetahui apakah kata sandi yang Anda gunakan untuk mengakses akun online telah disusupi, gunakan alat seperti Kaspersky Security Cloud. Fitur Pemeriksaan Akunnya memungkinkan pengguna memeriksa kemungkinan kebocoran data untuk akun mereka. Jika kebocoran terdeteksi, Kaspersky Security Cloud akan memberikan informasi tentang kategori data yang dapat diakses secara publik sehingga setiap individu yang terpengaruh dapat mengambil tindakan yang sesuai.

– Selalu mempertimbangkan konten yang Anda bagikan secara online. Apakah konten tersebut dapat disalahgunakan oleh orang lain atau tidak.

- Advertisement -

Latest News

128 Juta iPhone Terinfeksi Malware

Technologue.id, Jakarta - Apple baru-baru ini mengungkapkan bahwa ada upaya penyerangan malware ke ratusan juta pengguna iOS. Sebanyak 128 juta pengguna iOS...

#SavePalestine Bergema Imbas Serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa

Technologue.id, Jakarta - Warganet dari seluruh dunia mengecam serangan udara mematikan Israel di jalur Gaza dengan mencuitkan tagar #SavePalestine.

Resident Evil: Village Raup 100.000 Gamer dalam 2 Hari

Technologue.id, Jakarta - Resident Evil: Village berhasil memecahkan rekor baru di Steam. Game besutan Capcom tersebut telah meraih pemain aktif hingga lebih...

PlayStation 5 Masih Langka Hingga Tahun Depan

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 akan tetap langka hingga tahun 2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Financial Officer (CFO) Sony, Hiroki...

Call of Duty Mobile Bikin Event Berhadiah PlayStation 5

Technologue.id, Jakarta - Call of Duty: Mobile bikin event Nastar yang bakal hadir selama Bulan Ramadhan. Ada banyak hadiah yang disiapkan untuk...

Related Stories