Technologue.id, Jakarta – Hawa demokrasi di Amerika Serikat belakangan merebak hebat hingga ke Indonesia. Bahkan, tak sedikit masyarakat Tanah Air yang mengenal dengan baik dua kandidat yang bertarung memperebutkan kursi presiden AS 1, yakni Hillary Clinton dan Donald Trump.

Terlepas dari perdebatan mana yang paling layak memimpin Negeri Paman Sam, ternyata Hillary Clinton punya rencana unik. Calon presiden wanita pertama Amerika Serikat itu mungkin saja menggandeng dua nama besar di industri teknologi sebagai wakilnya. Mereka adalah Tim Cook (CEO Apple) dan Bill Gates (co-founder Microsoft).

Rencana itu diungkap pertama kali oleh WikiLeaks dari email yang diklaim berasal dari John Podesta, manajer kampanye Hillary. Selain dua pesohor bisnis TI itu, ada juga puluhan kandidat lain, termasuk istri Bill Gates, Melinda.

Di sisi lain, seperti dikutip dari CNET (19/10/16), pihak Hillary Clinton tak mengonfirmasi atau membantah klaim dari WikiLeaks tersebut. Gates Foundation yang berada di bawah komando mantan pemimpin Microsoft itu pun belum buka suara.

- Advertisement -

Menariknya, dalam survei yang dihelat Fidelum Partners belum lama ini, Bill Gates sebenarnya punya elektabilitas yang sangat tinggi. Dari 1.012 warga AS yang disurvei, 28 persen dari mereka menyatakan pria berkacamata itu cocok menjadi presiden Amerika Serikat selanjutnya.

Pendapat Anda, elektabilitas Hillary Clinton akan melesat tidak kalau salah satu dari Tim Cook atau Bill Gates bergabung bersamanya di pemerintahan?

 

Baca juga:

PENDAPATAN POKÉMON GO 2 BULAN SETARA 3 ISTANA BILL GATES!

DEMI SEMBUHKAN PENYAKIT, CHAN ZUCKERBERG INITIATIVE INVESTASIKAN 3 MILYAR DOLAR!

SURVEI: BILL GATES LAYAK JADI CAPRES AS