Bisnis LCD Redup, Samsung Fokus Kembangkan Chipset

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Pada masa pandemi Covid-19 ini, ada banyak lini bisnis yang berubah nasibnya secara signifikan. Begitu juga dengan industri panel LCD yang akhirnya bakal dihentikan oleh Samsung lantaran dianggap tak menjanjikan saat pandemi ini.

Mengutip dari SamMobile (13/08/20), terhitung empat bulan dari Agustus 2020, Samsung dikabarkan bakal melakukan pemindahan divisi bagi 200 karyawannya. Mereka tadinya bekerja untuk unit bisnis panel LCD bakal dialihkan ke bisnis chipset yang diasuh oleh anak usaha Samsung yang lain.

Baca Juga:
Tahun Ini, Belanja RnD Samsung Cetak Rekor Baru

Samsung sendiri sudah menggelontorkan dana yang cukup besar, yakni US$115 miliar untuk pengembangan chispet. Targetnya, mereka ingin menjadi perusahaan chipset terbesar pada tahun 2030 mendatang. Dan beberapa bulan lalu, Samsung sudah memiliki rencana untuk membangun pabrik semikonduktornya yang ketiga.

Dengan adanya pabrik baru tersebut, diperkirakan Samsung bakal memiliki portfolio yang lengkap untuk membuat chipset dan komponen semikonduktor pelengkap lainnya, seperti cip DRAM, cip NAND, prosesor, dan sensor pengolah gambar.

Baca Juga:
Pengembangan Samsung DeX Tiap Generasi, dari Docking Hingga Wireless

Meski rencananya Samsung bakal menghentikan produksi LCD pada akhir tahun 2020 ini, bukan berarti mereka bakal berhenti berbisnis modul layar. Belakangan, Samsung pun tengah melakukan riset untuk mencari peluang baru pengembangan melalui Quantum Nano Emitting Diodes (QNED). Modul tersebut digadang-gadang bakal menggantikan LCD di masa mendatang.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories