Technologue.id, Jakarta – Industri game di Indonesia potensinya luar biasa. Telkomsel berkomitmen mendorong perkembangan ekosistem digital, khususnya untuk eSports Indonesia.

Dukungan Telkomsel sebagai operator seluler terbesar di Indonesia pada industri game sudah dimulai sejak 2009. Bisa dibilang Telkomsel, merupakan operator seluler pertama yang mendukung berkembangnya industri game di Indonesia. Anak perusahaan Telkom Group itu mendukung industri ini melalui berbagai aktivasi dan membangun komunitas game.

Mereka mengembangkan unit bisnis game yaitu Dunia Games sebagai games marketplace portal pertama yang memberikan wadah khusus bagi pecinta games dan esports di Indonesia untuk dapat saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan di komunitas. Mengembangkan ekosistem eSports melalui Dunia Games, sejalan dengan target audience perusahaan yang ingin menjangkau pengguna muda.

“eSports jadi cara terbaik menggaet millenial age customer, di range umur 18 sampai 35 tahun, karena mereka mulai punya daya beli. Kita tidak selalu memberikan uang atau hadiah tapi bagaimana cara player punya wadah berkompetisi. Makanya kami bangun Dunia Games, kami juga ingin mengubah value chain,” kata Rezaly S Afhany, Manager eSport Telkomsel, di acara jumpa GeekTalk for gamers, di Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

- Advertisement -

Telkomsel secara agresif memanfaatkan momentum tren esports di Indonesia. Perusahaan rutin menggelar rangkaian kompetisi esports di bawah nama Dunia Games. Pertandingan game elektronik ini bertujuan tidak hanya merekrut talenta gamer dari kota besar saja, tapi juga luar Jawa.

“Tidak hanya di kota besar, tapi juga harus provide ke pelosok, contohnya seperti jaringan, banyak operator telco tidak membangun jaringan sampai ke Indonesia Timur. Untuk menyiasati hal itu, kita lakukan subsidi silang, begitu juga dengan eSport. Ada branch sampai ke Manokwari untuk menggelar turnamen kecil-kecilan secara rutin,” jelasnya.

Disebutkan selama ini, pemain esports kebanyakan berasal dari kota-kota besar seperti Pontianak, Palembang, Jambi, Bengkulu, Surabaya, dan Makasaar. Masih jarang mengambil player di Indonesia Bagian Timur.

Beralih ke bentuk dukungan dari sisi infrastruktur. Telkomsel juga akan terus meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan layanan game online mendapat jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah.

Sementara untuk memudahkan sistem pembayaran, Telkomsel memperkenalkan sistem gerbang pembayaran Direct Carrier Billing (DCB) untuk pembelian aplikasi dan konten digital. Pada tahun 2016, perusahaan mengembangkan paket data khusus Gamers yang dikenal sebagai GamesMax yang memberikan berbagai kelebihan, di antaranya kuota khusus bermain games dan bonus voucher untuk berbagai pilihan title game.

Tren layanan ini didorong salah satunya oleh pertumbuhan industri mobile gaming yang merambah Indonesia. Masyarakat dapat bermain game kapan saja dan di mana saja tanpa perlu datang ke warnet atau memiliki konsol permainan yang harganya masih relatif tinggi.

“Seiring kemudahan koneksi internet, peningkatan daya beli masyarakat, dan pertumbuhan device smartphone, maka mempercepat perubahan ekosistem,” ujar Rezaly.

Hingga kini Telkomsel mengklaim terdapat 60 juta pelanggannya telah memainkan mobile game di smartphone setiap bulan, di mana baru 12 persen yang merupakan pelanggan berbayar (paid user).