Bos Facebook Beli Startup Kemanusiaan, Bukan untuk Kenalan

Mark Zuckerberg, CEO Facebook (source: BusinessInsider)

Technologue.id, Jakarta – Dikenal sebagai pemilik insting yang tajam dalam melihat potensi sebuah startup, Mark Zuckerberg kembali ingin membuktikan tajinya. Melalui organisasi kemanusiaan yang didirikannya bersama istri, Chan Zuckerberg Initiative, Zuck mengakuisisi mesin pencarian baru bernama Meta. Sam Molyneux, Co-Founder Meta, telah mengonfirmasi ini melalui akun Facebook pribadinya Senin kemarin.

Meta memang bukan startup yang sudah punya nama layaknya WhatsApp dan Instagram. Namun startup ini punya kemampuan spesial. Mesin pencarian ini dibekali artificial intelligence yang bisa secara spesifik menemukan berbagai jurnal penelitian maupun artikel tentang sains.

Mengutip BusinessInsider (24/01/17), akuisisi ini ditujukan agar masyarakat terbantu dalam mencari referensi medis dengan bergam keperluan, contohnya mencari rujukan untuk menciptakan obat beragam penyakit dan pengembangan kesehatan secara umum. Meta juga bisa membantu peneliti supaya tetap up-to-date dengan cara mempelajari penelitian yang sedang dikembangkan. Menemukan penelitian yang berpotensi tapi terabaikan pun bisa dilakukan berkat Meta.

Chan Zuckerberg Initiative memang tetap mengandung unsur bisnis dan telah berinvestasi pada program pengembangan startup. Tapi kini, Meta adalah investasi dan akuisisi terprioritas mereka. Setelah selesai dirancang, Meta nantinya akan dilepas secara gratis dan siap dioperasikan oleh komunitas-komunitas sains seluruh dunia.

Keoptimisan pada Meta juga disampaikan oleh Cori Bargmann, petinggi Chan Zuckerberg Initiative, “Tools yang dimiliki Meta nantinya bisa mempercepat proses pemahaman kami akan sains dan itu membuat kami semakin dekat dengan tujuan untuk memajukan sains dan teknologi yang akhirnya memungkinkan kita untuk mencegah maupun mengatasi semua penyakit abad ini.”

Sejauh ini, Zuck telah membuktikan komitmennya untuk membuat dunia lebih baik melalui Chan Zuckerberg Initiative. September tahun lalu, ia telah menyuntikkan dana sekitar Rp 40 triliun untuk organisasi kemanusiaan yang sudah ada sejak 2015 itu. Ke depannya, Zuck telah berkomitmen untuk mengucurkan uangnya lagi.

 

Baca juga:

Bantah Jadi Gudangnya Berita Hoax, Zuck: 99% Konten di Facebook Asli

Mark Zuckerberg beli ‘Snapchat dari Asia’?

Tak Mau Didenda Miliaran Rupiah, Facebook Uji Fitur Anti-Hoax